PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PENGEMBANGAN AGRIBISNIS BERBASIS KOMODITAS UNGGULAN DESA UNTUK MENDORONG PERTUMBUHAN EKONOMI LOKAL
Keywords:
agribisnis, pemberdayaan masyarakat; ., komoditas unggulan desa; nilai tambah; ekonomi lokalAbstract
Pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan agribisnis berbasis komoditas unggulan desa merupakan salah satu strategi untuk mengoptimalkan potensi sumber daya lokal dan mendorong pertumbuhan ekonomi perdesaan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat dalam mengidentifikasi potensi komoditas unggulan, mengembangkan nilai tambah produk, memperkuat pengelolaan usaha, serta memperluas akses pemasaran di Gampong Teupin Pukat, Kecamatan Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya, Provinsi Aceh. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif yang meliputi lima tahapan, yaitu identifikasi potensi dan kebutuhan masyarakat, sosialisasi, pelatihan dan praktik pengembangan agribisnis, pendampingan usaha, serta evaluasi dan tindak lanjut. Pengumpulan data dirancang melalui observasi, wawancara, diskusi kelompok, dokumentasi, dan kuesioner sebelum serta sesudah pelatihan. Evaluasi diarahkan pada perubahan pengetahuan dan keterampilan peserta, penerapan praktik pengelolaan usaha, penyusunan rencana pengembangan usaha, dan pemanfaatan strategi pemasaran. Selain itu, perubahan volume penjualan, omzet, keuntungan, dan jangkauan pasar dapat digunakan untuk menilai dampak ekonomi apabila data tersedia. Pengembangan agribisnis melalui pendekatan partisipatif diharapkan dapat memperkuat kemandirian masyarakat dalam mengelola potensi lokal secara produktif dan berkelanjutan. Namun, besarnya capaian dan dampak ekonomi kegiatan perlu ditentukan berdasarkan hasil evaluasi serta data aktual di lapangan. Oleh karena itu, pendampingan berkelanjutan dan kolaborasi antara masyarakat, aparatur gampong, dan pihak terkait diperlukan untuk mendukung pengembangan usaha agribisnis dan penguatan ekonomi lokal.
References
Badan Pusat Statistik Kabupaten Pidie Jaya. (2025). Kecamatan Meureudu dalam angka https://pidiejayakab.bps.go.id/id/publication/2025/09/26/3e701968e61495dc7b6b58f9/kecamatan-meureudu-dalam-angka-2025.html
de la O Campos, A. P., Admasu, Y., Covarrubias, K. A., Davis, B., & Diaz, A. M. (2023). Economic transformation and diversification towards off-farm income in rural and urban areas: A global update with a focus on sub-Saharan Africa (FAO Agricultural Development Economics Working Paper No. 23-05). Food and Agriculture Organization of the United Nations. https://doi.org/10.4060/cc4796en
Food and Agriculture Organization of the United Nations. (2023). The state of food and agriculture 2023: Revealing the true cost of food to transform agrifood systems. FAO. https://doi.org/10.4060/cc7724en
Shakila, C. D. (2025). Agricultural value chain development for rural economic growth. Journal of Entrepreneurial Economics, 2(2), 135–154. https://doi.org/10.61511/jane.v2i2.2025.2299
Suwanmaneepong, S., Llones, C., Kerdsriserma, C., Khermkhana, J., Eamkijkarn Sabaijaia, P., Samanakupta, T., Kaewtaphana, P., Chourwong, P., & Rowe, L.-P. D. (2024). Participatory value chain development: Insights from community-based enterprise in rural Thailand. https://doi.org/10.1080/14735903.2024.2371703
Syatifah, H., Yonariza, & Yusmarni. (2026). Pemetaan rantai nilai usaha gula aren sebelum dan sesudah intervensi proyek Strengthening of Social Forestry (SSF) di Kabupaten Lima Puluh Kota. Forum Agribisnis, 16(2), 343–354. https://doi.org/10.29244/fagb.16.2.343-354
Vicol, M., Neilson, J., Hartatri, D. F. S., & Cooper, P. (2018). Upgrading for whom? Relationship coffee, value chain interventions and rural development in Indonesia. World Development, 110, 26–37. https://doi.org/10.1016/j.worlddev.2018.05.020
Yildiz, F., et al. (2019). Empowering through reflection: Participatory design of change in agricultural chains in Indonesia by local stakeholders. https://doi.org/10.1080/23311932.2019.1608685
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Al Asri Abubakar, Hamdani Hamdani, Ibnu Yasier, Nuzulul Fahmi, Djoko Subagyo

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.















