ZERO WASTE BUAH : MENGOLAH BUAH NANAS MENJADI SARI BUAH DAN LIMBAH MENJADI PRODUK BERMANFAAT
Keywords:
Zero Waste, Fruit Extract Pineapples, Community Empowerment, Organic FertilizerAbstract
Buah nanas merupakan salah satu komoditas hortikultura unggulan Indonesia dengan produksi yang terus meningkat setiap tahun, namun selama ini umumnya hanya dijual dalam bentuk buah. Proses pengolahan nanas menjadi sari buah juga menyisakan limbah kulit, bonggol, dan ampas dalam jumlah besar yang berpotensi mencemari lingkungan apabila tidak dikelola dengan tepat. Di sisi lain, banyak ibu rumah tangga anggota PKK di Desa Bagi, Kecamatan Madiun, Kabupaten Madiun, belum memiliki kegiatan ekonomi produktif. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dirancang untuk menjawab ketiga persoalan tersebut melalui pendekatan pemberdayaan partisipatif dan kepemimpinan kolaboratif, dengan melibatkan mahasiswa PPG, kader PKK, dan perangkat desa sebagai mitra setara sejak tahap perencanaan. Kegiatan dilaksanakan melalui dua rangkaian pelatihan yang saling menutup rantai produksi: pertama, pelatihan pembuatan minuman sari buah nanas siap konsumsi; kedua, pengolahan limbah kulit dan ampas nanas menjadi pupuk organik cair melalui proses fermentasi selama 14-20 hari. Pelaksanaan mengikuti tahapan penyuluhan, demonstrasi, praktik kelompok, pendampingan fermentasi, hingga evaluasi produk menggunakan lembar penilaian mutu minuman dan lembar pemantauan pupuk. Kegiatan ini diharapkan membuka peluang usaha rumahan baru bagi ibu-ibu PKK, serta melatih kompetensi kepemimpinan mahasiswa PPG dalam menggerakkan dan memberdayakan masyarakat desa
References
Haq, A., & Azis, R. (2024). Pembuatan Sari Buah Lemon dengan Metode Pasteurisasi. JASATHP: Jurnal Sains dan Teknologi Hasil Pertanian, 19–26. https://doi.org/10.55678/jasathp.v4i1.1467
Hartuti, S., Idkham, M., Dhafir, M., & Agustina, R. (2024). Pelatihan Pembuatan Minuman Sari Buah dan Teh Belimbing Wuluh Di Gampong Cucum, Kecamatan Kuta Baro, Kabupaten Aceh Besar. 1(2).
Kunda, R. M., Kakisina, P., Salamor, R., Manuhutu, F., & Lakoan, M. R. (2025). Penerapan Teknologi Pembuatan Pupuk Cair Ramah Lingkungan Dari Limbah Kulit Pisang Dan Nanas Menggunakan Aktivator Em4. PAKEM : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(2), 47–54. https://doi.org/10.30598/pakem.5.2.47-54
Mohamad, E., Bialangi, N., Sihaloho, M., & Tangio, J. S. (t.t.). Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik dari Limbah Cucian Beras (L-AIBER) dan Limbah Kulit Nenas pada Masyarakat Desa Bulotalangi Timur.
Siahaan, M. A., Gultom, E., Purwandari, V., Mukmin, M., Siwanahono, F., & Halawa, E. (2022). Pemanfaatan Sisa Sayur Dan Buah Menjadi Ekoenzim Di Desa Nagori Bangun. 3.
Sutikarini, S., Masulili, A., Suryani, R., Setiawan, S., & Mulyadi, M. (2023). Characteristics of Pineapple Waste as Liquid Organic Fertilizer and Its Effect on Ultisol Soil Fertility. International Journal of Multi Discipline Science (IJ-MDS), 6(1), 38. https://doi.org/10.26737/ij-mds.v6i1.3754
Widiyani, T., Astirin, O. P., Herawati, E., Listyawati, S., & Budiharjo, A. (2022). Peningkatan Kualitas Dan Kuantitas Produk Umkm Sari Buah Jeruk Sebagai Minuman Imunostimulan Alami Untuk Menarik Daya Beli Masyarakat di Masa Pandemi. Sarwahita, 19(01), 182–192. https://doi.org/10.21009/sarwahita.191.16
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 robbi alfianisnaini muslimin, Nur Aini Rahmawati, Rifqi Hamim Ikhsani, Rampai Cantika Gusvinda Afiatni, Risa Kholud Andriana, Nadea Rossalya, Nomita Wulan Nur Alifa, Mufida Sabita Ihsani, Nanda Amelia Aghista, Nadia Rahmantika, Vivi Rulviana

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.















