OPTIMALISASI PEMANFAATAN DAUN KELOR UNTUK MENINGKATKAN ASUPAN GIZI BALITA DALAM PENCEGAHAN STUNTING DI DESA SATREYAN
Keywords:
Stunting Prevention; Nutritional Intake of Children Under Five; Moringa Leaves; Local Food; Satreyan Village.Abstract
Stunting pada balita masih menjadi permasalahan gizi utama yang memerlukan penanganan komprehensif di Indonesia. Data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) mencatat prevalensi stunting nasional mengalami penurunan dari 21,5% pada tahun 2023 menjadi 19,8% pada tahun 2024. Namun, angka tersebut masih berada di atas ambang batas toleransi WHO sebesar 20%. Salah satu penyebab utamanya adalah rendahnya asupan gizi balita, terutama protein, zat besi, kalsium, dan vitamin A. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengoptimalisasi pemanfaatan daun kelor (Moringa oleifera) sebagai pangan lokal bergizi dalam upaya pencegahan stunting di Desa Satreyan. Kegiatan dilakukan melalui pemetaan data lapangan balita stunting, edukasi gizi seimbang, serta orientasi pengolahan daun kelor menjadi kudapan puding yang disukai balita. Hasil pendataan menunjukkan dari 50 balita yang terpantau, sebanyak 20% di antaranya mengalami permasalahan gizi ganda. Pelaksanaan intervensi berbasis pangan lokal ini terbukti efektif meningkatkan pemahaman masyarakat serta keterampilan ibu dalam menyediakan olahan bergizi tinggi secara mandiri. Pemanfaatan daun kelor merupakan strategi yang murah, mudah dibudidayakan, dan berkelanjutan untuk mendukung percepatan penurunan angka stunting berbasis masyarakat.
References
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2025). SSGI 2024: Prevalensi Stunting Nasional Turun Menjadi 19,8%. Jakarta: Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan Kemenkes RI.
Merina, N. D., Septiyono, E. A., & Arum, A. P. (2021). Keripik Kelor (Moringa Oleifera) Sebagai Produk Unggulan Desa Klampokan, Bondowoso, Jawa Timur Dalam Mencegah Stunting. Jurnal Panrita Abdi, 5(3).
Nurdin, N., Sunandar, & Ariyana. (2022). Olahan Daun Kelor Untuk Perbaikan Status Gizi Balita dalam Upaya Pencegahan Stunting. SEHATMAS: Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat, 1(4), 453–459.
Posyandu Desa Satreyan. (2026). Rekapitulasi Data Balita Stunting Desa Satreyan, Mei 2026.
Proverawati, A., & Nuriya, N. (2021). Seduhan Daun Kelor (Moringa Oliefera) Untuk Meningkatkan Imunitas Tubuh: Mini Review. Journal of Bionursing, 3(3), 207–213.
Sri Syatriani, Hardianti, & Wahyu Suciati. (2023). Edukasi Stunting dan Pembuatan Puding Daun Kelor pada Ibu Baduta dan Ibu Hamil. Jurnal Pengabdian Masyarakat Gerakan Aksi Sehat (GESIT), 3(2), 107–111.
Wahyuningsih, R., & Darni, J. (2021). Edukasi pada Ibu Balita Tentang Pemanfaatan Daun Kelor (Moringa Oleifera) Sebagai Kudapan Untuk Pencegahan Stunting. Jurnal Pengabdian Masyarakat Sasambo, 2(2)
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Fahmi Ramadhan Firmansyah, Damar maulana Jadmiko, Lailatuz Fadiyah, Sanjana Rafa Sasikirana, Melly Ainur Rosyidah, Isna Ivatin Zakiyati, Hanim Nurma Hestin, Radiva Gamelia Putri Rofani, Masna Hikmawati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.















