EDUKASI ETIKA KOMUNIKASI DIGITAL: MEMBENTUK KARAKTER KESANTUNAN BERBAHASA MAHASISWA BARU UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR
Keywords:
Digital Communication Ethics, Linguistic Politeness, First-Year Students, Character EducationAbstract
Peralihan mahasiswa baru dari lingkungan sekolah ke perguruan tinggi menuntut adaptasi terhadap norma komunikasi akademik, termasuk di ruang digital. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan untuk memberikan edukasi kepada mahasiswa baru Universitas Negeri Makassar mengenai etika komunikasi digital guna membentuk karakter berbahasa yang santun dalam berinteraksi di ruang digital. Kegiatan dengan pendekatan partisipatif ini dilaksanakan secara daring pada Agustus 2026 dan diikuti oleh 88 mahasiswa baru Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia angkatan 2026 melalui lima tahap: persiapan, sosialisasi materi, diskusi interaktif, analisis studi kasus, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa (1) peserta mulai memandang kesantunan sebagai upaya menjaga muka mitra tutur, bukan sekadar kepatuhan pada bentuk baku; (2) kesalahan yang paling sering diidentifikasi meliputi pesan tanpa salam dan identitas, pesan beruntun, serta waktu pengiriman dan tuntutan balasan yang tidak wajar; dan (3) peserta mampu merevisi pesan menjadi lebih santun.
References
Alinurdin, A. (2019). Etika Penggunaan Internet (Digital Etiquette) di Lingkungan Mahasiswa. Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan, 6(2), 123–142. https://doi.org/10.32493/jpkn.v6i2.y2019.p123-142
Astajaya, I. K. M. (2020). Etika Komunikasi di Media Sosial. Widya Duta, 15(1), 81–95.
Brown, P., & Levinson, S. C. (1987). Politeness: Some Universals in Language Usage. Cambridge University Press.
Culpeper, J. (1996). Towards An Anatomy of Impoliteness. Journal of Pragmatics, 25(3), 349–367.
Fredlina, K. Q. (2023). Implementasi dan Tantangan Netiket dalam Masyarakat Digital di SMK Pariwisata Harapan Denpasar. SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan, 7(2), 1414–1419. https://doi.org/10.31764/jpmb.v7i2.15410
Gunawan, F. (2013). Wujud Kesantunan Berbahasa Mahasiswa terhadap Dosen di STAIN Kendari: Kajian sosiopragmatik. Arbitrer, 1(1), 8–18.
Hafizah, H. (2019). Politeness Strategy in Students Lingua to Their Lecturers Via Whatsapp at Information Technology Department of Technical Faculty Universitas Bhayangkara Jakarta Raya. Aksis: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 3(2), 424–433. https://doi.org/10.21009/AKSIS.030218
Kusumaswarih, K. K. (2018). Strategi Kesantunan Berbahasa. Jurnal Belajar Bahasa, 3(2), 141–149. https://doi.org/10.32528/bb.v3i2.1583
Leech, G. N. (1983). Principles of Pragmatics. Longman.
Lestari, P., & Prayitno, H. J. (2016). Strategi dan Skala Kesantunan Tindak Direktif Mahasiswa Riau di Lingkungan Masyarakat Berlatar Belakang Budaya Jawa. Jurnal Penelitian Humaniora, 17(2), 135–148. https://doi.org/10.23917/humaniora.v17i2.2533
Lickona, T. (1991). Educating for character: How Our Schools Can Teach Respect and Responsibility. Bantam Books.
Pratamanti, E. D., Riana, R., & Setiadi, S. (2017). Kesantunan Berbahasa dalam Pesan WhatsApp Mahasiswa yang Ditujukan kepada Dosen. Jurnal Dinamika Sosial Budaya, 19(2), 230–239. https://doi.org/10.26623/jdsb.v19i2.984
Safriandi, Syahriandi, Radhiah, & Trisfayani. (2020). Ketidaktepatan Fungsiolek oleh Mahasiswa terhadap Dosen melalui Aplikasi Pesan Instan WhatsApp. Jurnal Membaca, 5(1), 63–70.
Suler, J. (2004). The online disinhibition effect. CyberPsychology & Behavior, 7(3), 321–326.
Ulya Ahyati, I., & Sya'rawi, H. (2022). Etika Berinternet (Netiket) dalam Komunikasi Daring di Politeknik Negeri Banjarmasin. Jurnal INTEKNA, 22(1).
Walther, J. B. (1996). Computer-mediated communication: Impersonal, interpersonal, and hyperpersonal interaction. Communication Research, 23(1), 3–43.
Yuliyawati, S. N. (2020). Kesantunan Berbahasa Mahasiswa pada Pesan WhatsApp kepada Dosen. Indonesian Language Education and Literature, 5(2). https://doi.org/10.24235/ileal.v5i2.5297
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Adilah Sabir, Hasriani Hasriani, Muhammad Musawir, Ainun Bashirah Syam, Elfira Elfira

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.















