PEMERIKSAAN KESEHATAN LANSIA OLEH KELOMPOK KKN 59 UNISA YOGYAKARTA DI RW 01 NOTOPRAJAN
Keywords:
Elderly; Health screening; Bioelectrical Impedance Analysis; Body composition; Non-communicable diseasesAbstract
Lansia mengalami berbagai perubahan fisiologis akibat proses penuaan, yang dapat meningkatkan risiko penyakit tidak menular (PTM) dan perubahan komposisi tubuh. Pemeriksaan kesehatan rutin diperlukan untuk mengidentifikasi kondisi kesehatan dan faktor risiko pada tahap awal. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengetahui status kesehatan dan komposisi tubuh lansia serta meningkatkan kesadaran tentang gaya hidup sehat melalui pemeriksaan kesehatan dan aktivitas fisik. Kegiatan ini dilakukan oleh mahasiswa KKN Grup 59 Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta bekerja sama dengan warga lansia RW 01 Serangan, Notoprajan, Ngampilan, Yogyakarta. Sebanyak 74 responden lansia berpartisipasi dalam pemeriksaan kesehatan, termasuk pengukuran tinggi badan, berat badan, indeks massa tubuh (BMI), tekanan darah, glukosa darah acak (GDS), dan analisis komposisi tubuh menggunakan Bioelectrical Impedance Analysis (BIA). Kegiatan ini juga disertai dengan jalan sehat, senam, peregangan, latihan keseimbangan, dan edukasi kesehatan berdasarkan hasil pemeriksaan. Hasil menunjukkan bahwa 54,1% responden memiliki BMI normal, sedangkan 40,6% dikategorikan sebagai kelebihan berat badan dan obesitas. Pemeriksaan tekanan darah menunjukkan bahwa 37,8% responden mengalami hipertensi, dan 10,8% mengalami hiperglikemia. Pemeriksaan BIA menunjukkan bahwa 83,8% responden memiliki kadar lemak tubuh tinggi hingga sangat tinggi, 35,1% memiliki kadar lemak perut tinggi hingga sangat tinggi, dan 87,8% memiliki massa otot rendah. Temuan ini menunjukkan bahwa beberapa faktor risiko kesehatan yang berkaitan dengan gangguan metabolisme dan penyakit tidak menular (PTM) telah teridentifikasi di kalangan lansia. Pemeriksaan kesehatan yang dikombinasikan dengan aktivitas fisik dan pendidikan kesehatan dapat mendukung deteksi dini, meningkatkan kesadaran kesehatan, dan mendorong lansia untuk menjaga gaya hidup sehat dan melakukan pemeriksaan kesehatan secara teratur
References
Agustana, R. S., Suparto, T. A., Sumartini, S., & Purwandari, A. (2020). Pengaruh aktivitas fisik terhadap fungsi kognitif pada lanjut usia: Kajian literatur. Jurnal Ilmiah Ners Indonesia, 4(1), 103–108.
Akbar, F., Darmiati, Arfan, F., & Putri, A. A. Z. (2021). Pelatihan dan pendampingan kader Posyandu lansia di Kecamatan Wonomulyo. Jurnal Abdidas, 2(2), 392–39 https://doi.org/10.31004/abdidas.v2i2.282. (2021). Jurnal abdidas. 2(2), 392–397.
Herdiman, J., Santoso, A. H., Gunaidi, F. C., Christiana, C., Soebrata, L., Ilmu, B., & Kedokteran, F. (2025). SKRINING KOMPOSISI TUBUH : LANGKAH AWAL CEGAH RISIKO KESEHATAN PADA LAKI-LAKI DAN WANITA USIA. 2(3), 285–292.
Harjatmo, T. P., Astuti, T., Nugroho, A., & Gizi, J. (2023). Faktor Risiko Indeks Massa Tubuh terhadap Kejadian Diabetes Melitus pada Lansia. Jurnal Riset Gizi. 11(2), 93–98.
Ichsan, I., & Alfridsyah, A. (2022). Model pemeriksaan kesehatan berdasarkan komposisi tubuh terhadap peningkatan aktifitas fisik dan kualitas hidup lanjut usia. Jurnal SAGO Gizi dan Kesehatan, 3(2), 137. https://doi.org/10.30867/gikes.v3i2.923
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2019, 4 Juli). Indonesia masuki periode aging population. Kementerian Kesehatan RI
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2024). Skrining Penyakit Tidak Menular (PTM). Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023.
Murbawani, E. A., Subagio, H. W., Puruhita, N., Probosari, E., & Candra, A. (2021). Correlation of dietary intake and physical activity with nutritional status, body composition and hand grip strength in elderly. Jurnal Gizi Indonesia (The Indonesian Journal of Nutrition), 10(1), 21–27. https://doi.org/10.14710/jgi.10.1.21-27
Mukarromah, S. R., & Nadhiroh, S. R. (2024). Hubungan Status Gizi dengan Kejadian Hipertensi pada Lansia di Indonesia: Systematic Literature Review. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, 13(5), 343–349.
Nugroho, H. A., Sari, N. K., & Pratiwi, D. (2022). The effect of physical activity on balance and quality of life among elderly. Jurnal Keperawatan Indonesia, 25(3), 170–178. https://doi.org/10.7454/jki.v25i3.1234
Rahmiyati, R., & Prasetyo, S. (2025). FAKTOR – FAKTOR DETERMINAN KEJADIAN HIPERTENSI PADA LANSIA DAN NON-LANSIA DI INDONESIA : DATA SKI 2023. 9, 2839–2850.
Setiati, S. (2020). Mengenal konsep baru proses menua. Geriatri Lansia Sehat Bahagia. https://www.geriatri.id/artikel/352/mengenal-konsep-baru-proses-menua
Santoso, A. H., Destra, E., Edbert, B., & Gaofman, B. A. (2025). View of Kegiatan Edukasi Kesehatan Dan Skrining Komposisi Tubuh Dengan Bioelectrical Impedance Analysis Dalam Upaya Pencegahan Obesitas Pada Usia Produktif. Journal of Community Service and Society Empowerment, 3(02), 182–187. https://doi.org/10.59653/jcsse.v3i02.1775
World Health Organization. (2022). Physical activity. Geneva: World Health Organization
Yuliati, A., Haryanto, J., & Widyawati, I. Y. (2023). Body composition and physical function among older adults: A cross-sectional study. Jurnal Ners, 18(2), 156–163. https://doi.org/10.20473/jn.v18i2.45678
Yuningrum, H., Daulay, S. A., Febriani, W., & Ulandari, A. S. (2025). Deteksi dini status gizi melalui pemeriksaan Bioelectrical Impedance Analysis ( BIA ) dan skrining penyakit tidak menular pada lansia. 9(November), 4124–4131. https://doi.org/10.31764/jpmb.v9i6.36063
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Chika Putri Vania, Shinta Dwi Pristiyan Nur Lita, Fauziah Syafira Almadani, Abidah Lutfi Arsayli, Mutiara Azzahro, Elisabet Bulu, R.A. Raisa Hamna, Dewi Nur Fauziah Fauziah, Salsabila Savana Azzahra, Evi Wahyuntari

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.















