PEMANFAATAN LIMBAH PERTANIAN SEBAGAI PUPUK KOMPOS: INOVASI PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM MEWUJUDKAN PERTANIAN BERKELANJUTAN DI DESA KARANGTENGAH

UTILIZATION OF AGRICULTURAL WASTE AS COMPOST FERTILIZER: AN INNOVATIVE COMMUNITY EMPOWERMENT INITIATIVE FOR ACHIEVING SUSTAINABLE AGRICULTURE IN KARANGTENGAH VILLAGE

Authors

  • Tri Warjiasih Sebelas Maret University
  • Emy Salma Khairunnisa Sebelas Maret University
  • Muhammad Bangatiz Zaid Kurnia Aliafi Sebelas Maret University
  • Muhammad Akbar Asna Riandeta Sebelas Maret University
  • Varel Evan Heriyawan Sebelas Maret University
  • Muhammad Riza Affandy Sebelas Maret University
  • Imro Atus Sholihah Sebelas Maret University
  • Gabriella Evani Jehova Clairine Sebelas Maret University
  • Tuhana Sebelas Maret University

Keywords:

Limbah pertanian; , Pupuk kompos; , Pemberdayaan masyarakat

Abstract

Limbah pertanian yang belum dimanfaatkan secara optimal berpotensi menimbulkan permasalahan lingkungan, sehingga diperlukan alternatif pengelolaan sederhana yang dapat diterapkan oleh masyarakat. Program ini melibatkan sekitar 50 masyarakat, kelompok tani, dan perangkat Desa Karangtengah melalui praktik pembuatan pupuk kompos dari limbah pertanian lokal. Kegiatan meliputi pengenalan pengelolaan limbah organik dan praktik pembuatan kompos menggunakan campuran limbah coklat dan limbah hijau, EM4, molases, dedak, kapur dolomit, dan air. Proses pengomposan dilakukan dalam drum tertutup selama kurang lebih tiga minggu. Kegiatan menghasilkan sekitar 3 kg kompos berwarna cokelat kehitaman dengan tekstur padat dan tidak terlalu lembap, meskipun masih memiliki aroma yang cukup menyengat. Evaluasi dilakukan secara kualitatif melalui observasi keterlibatan peserta dan karakteristik fisik kompos. Program ini memberikan pengalaman praktis dalam pemanfaatan limbah pertanian serta mendukung pengelolaan sumber daya berkelanjutan, khususnya SDGs 12 dan SDGs 13.

References

Badan Standardisasi Nasional. (2004). Spesifikasi kompos dari sampah organik domestik (SNI 19-7030-2004). Jakarta: BSN.

Ekawandani, N., & Kusuma, A. A. (2018). Pengomposan sampah organik (kubis dan kulit pisang) dengan menggunakan EM4. TEDC, 12(1), 38–43.

Nugroho, W., & Wulandari, S. (2023). Pengaruh pemberian EM4 terhadap waktu pelapukan dan mutu kompos limbah dapur pada sistem komposting tertutup. Jurnal Teknologi Lingkungan, 10(2), 20–27.

Rahayu, P., Fitrianingsih, Y., & Sulastri, A. (2022). Pembuatan kompos dari limbah pasar pagi menggunakan kombinasi aktivator EM4, MOL jeroan ikan, dan MOL bonggol pisang. Rekayasa Hijau: Jurnal Teknologi Ramah Lingkungan, 11(2), 1–8.

Ramlan, R., & Masrianih. (2022). Pemanfaatan sampah sayur menjadi pupuk organik cair dengan penambahan bioaktivator EM4. Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia, 1(2), 41–45.

Ratriyanto, A., Widyawati, S. D., Suprayogi, W. P. S., Prastowo, S., & Widyas, N. (2019). Pembuatan pupuk organik dari kotoran ternak untuk meningkatkan produksi pertanian. Jurnal SEMAR, 8(1), 9–13. https://doi.org/10.20961/semar.v8i1.40204

Rusdiyana, E., dkk. (2025). Pelatihan customer relationship management (CRM) & dashboard statistika guna mendukung digital marketing Desa Wisata Sumberbulu, Mojogedang, Karanganyar. Aktivita: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(1), 12–20. https://jurnal.uns.ac.id/aktivita/article/view/83991/48965

Sutrisno, E., & Priyambada, I. B. (2019). Pembuatan pupuk kompos padat limbah kotoran sapi dengan metoda fermentasi menggunakan bioaktivator starbio di Desa Ujung-Ujung Kecamatan Pabelan Kabupaten Semarang. Jurnal Pasopati, 1(2), 1–4.

Sutrisno, E., Wardhana, I. W., Budihardjo, M. A., Hadiwidodo, M., & Silalahi, R. I. (2020). Pembuatan pupuk kompos padat limbah kotoran sapi dengan metoda fermentasi menggunakan EM4 dan starbio di Dusun Thekelan Kabupaten Semarang. Jurnal Pasopati, 2(1).

Wardana, L. A., Lukman, N., Mukmin, M., Sahbandi, M., Bakti, M. S., Amalia, D. W., Wulandari, N. P. A., Sari, D. A., & Nababan, C. S. (2021). Pemanfaatan limbah organik (kotoran sapi) menjadi biogas dan pupuk kompos. Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, 4(1), 201–207.

Wardoyo, S., & Anwar, T. (2021). Perbedaan penggunaan komposter an-aerob dan aerob terhadap laju proses pengomposan sampah organik. Poltekita: Jurnal Ilmu Kesehatan, 15(3), 251–255. https://doi.org/10.33860/jik.v15i3.527

Zuhri, M. S., & Nurcahyanti, D. (2025). The innovation of Wayang Kartun (cartoon of puppetry) learning media in community service program for achieve SDGs goals in primary school of Kondangjajar, West Java. Aktivita: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(1), 86–96. https://jurnal.uns.ac.id/aktivita/article/view/98811/48973

Downloads

Published

2026-10-15

How to Cite

Warjiasih, T., Khairunnisa, E. S., Aliafi, M. B. Z. K., Riandeta, M. A. A., Heriyawan, V. E., Affandy, M. R., Sholihah, I. A., Clairine, G. E. J., & Tuhana. (2026). PEMANFAATAN LIMBAH PERTANIAN SEBAGAI PUPUK KOMPOS: INOVASI PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM MEWUJUDKAN PERTANIAN BERKELANJUTAN DI DESA KARANGTENGAH: UTILIZATION OF AGRICULTURAL WASTE AS COMPOST FERTILIZER: AN INNOVATIVE COMMUNITY EMPOWERMENT INITIATIVE FOR ACHIEVING SUSTAINABLE AGRICULTURE IN KARANGTENGAH VILLAGE . Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(05), 2797–2805. Retrieved from https://gembirapkm.my.id/index.php/jurnal/article/view/2221