PENERAPAN KOMUNIKASI TERAPEUTIK ISLAMI DALAM MEMBANGUN KEPERCAYAAN PASIEN DI RS PKU MUHAMMADIYAH KARTASURA
Keywords:
komunikasi terapeutik,, komunikasi Islami,, kepercayaan pasien,, pelayanan KesehatanAbstract
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan tenaga kesehatan dalam menerapkan komunikasi terapeutik Islami guna membangun kepercayaan pasien di RS PKU Muhammadiyah Kartasura. Kepercayaan pasien merupakan faktor penting dalam menentukan kualitas pelayanan, kepatuhan terapi, dan kepuasan pasien. Kegiatan dilaksanakan melalui metode workshop interaktif yang meliputi ceramah, diskusi kasus, simulasi role-play, serta evaluasi pre-test dan post-test. Integrasi nilai-nilai Islam seperti adab, kejujuran, empati, dan dukungan spiritual menjadi bagian penting dalam komunikasi terapeutik. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta, terutama dalam penerapan active listening, validasi emosi, dan teknik teach-back. Peserta juga menunjukkan peningkatan kesadaran dalam mengintegrasikan budaya 5S dan nilai Islami dalam pelayanan. Luaran kegiatan berupa modul komunikasi, draft SOP komunikasi, serta instrumen evaluasi yang dapat digunakan untuk pengembangan mutu rumah sakit secara berkelanjutan.
References
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan tenaga kesehatan dalam menerapkan komunikasi terapeutik Islami guna membangun kepercayaan pasien di RS PKU Muhammadiyah Kartasura. Kepercayaan pasien merupakan faktor penting dalam menentukan kualitas pelayanan, kepatuhan terapi, dan kepuasan pasien. Kegiatan dilaksanakan melalui metode workshop interaktif yang meliputi ceramah, diskusi kasus, simulasi role-play, serta evaluasi pre-test dan post-test. Integrasi nilai-nilai Islam seperti adab, kejujuran, empati, dan dukungan spiritual menjadi bagian penting dalam komunikasi terapeutik. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta, terutama dalam penerapan active listening, validasi emosi, dan teknik teach-back. Peserta juga menunjukkan peningkatan kesadaran dalam mengintegrasikan budaya 5S dan nilai Islami dalam pelayanan. Luaran kegiatan berupa modul komunikasi, draft SOP komunikasi, serta instrumen evaluasi yang dapat digunakan untuk pengembangan mutu rumah sakit secara berkelanjutan.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Nizlia Yusraini, EM Sutrisna

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.















