INOVASI MAKANAN OLAHAN DAN SANITASI LINGKUNGAN SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN STUNTING DI DESA KEDUNGAMPEL

Authors

  • Fatma Zahrotun Nisa Universitas_Islam_Negeri_Raden_Mas_Said_Surakarta
  • Achmad Fonda Fazalean Universitas_Islam_Negeri_Raden_Mas_Said_Surakarta
  • Aswin Nur Fadzillah Universitas_Islam_Negeri_Raden_Mas_Said_Surakarta
  • Anim Syafiatun Mila Universitas_Islam_Negeri_Raden_Mas_Said_Surakarta
  • Dhiya Rana Atika
  • Farih Zacky Al Gozali Universitas_Islam_Negeri_Raden_Mas_Said_Surakarta
  • Amallina Dhiyaa Saputri Universitas_Islam_Negeri_Raden_Mas_Said_Surakarta
  • Nur Rahma Setiowati Universitas_Islam_Negeri_Raden_Mas_Said_Surakarta
  • Vera Ristiyanti Universitas_Islam_Negeri_Raden_Mas_Said_Surakarta
  • Srirejeki Artikasari Baroka Universitas_Islam_Negeri_Raden_Mas_Said_Surakarta
  • Alif Endar Suji Fauzi Universitas_Islam_Negeri_Raden_Mas_Said_Surakarta
  • Reva Klaura Natalia Universitas_Islam_Negeri_Raden_Mas_Said_Surakarta

Keywords:

Cuci Tangan; , Pangan Lokal; ., Edukasi Gizi; , Stunting; , Yogurt Tempe

Abstract

Stunting merupakan masalah yang memengaruhi pertumbuhan anak. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memberikan pengetahuan, keterampilan, dan kesadaran kepada kader Posyandu serta ibu yang memiliki balita stunting mengenai pencegahan stunting melalui edukasi gizi, pemanfaatan pangan lokal, dan perilaku hidup sehat. Kegiatan dilaksanakan pada 15 Juli 2026 di Desa Kedungampel dengan melibatkan 23 peserta, terdiri atas kader Posyandu dan ibu yang memiliki balita stunting. Kegiatan menggunakan pendekatan edukatif melalui penyuluhan pencegahan stunting, demonstrasi pembuatan yogurt tempe sebagai alternatif Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berbasis pangan lokal, serta praktik enam langkah cuci tangan pakai sabun. Evaluasi dilakukan melalui observasi terhadap pemahaman peserta dan kemampuan mempraktikkan materi. Hasil kegiatan menunjukkan peserta memperoleh pengetahuan tentang pencegahan stunting, keterampilan membuat yogurt tempe, serta kemampuan mempraktikkan cuci tangan. Kegiatan ini mendukung pencegahan stunting melalui pemanfaatan pangan lokal

References

Adam, S. (2026). Angka Stunting di Klaten Tembus 13,39 Persen, Program “Genting” Gencar Digalakkan. Rri Radio Republik Indonesia. https://rri.co.id/surakarta/asta-cita/2470134/angka-stunting-di-klaten-tembus-1339-persen-program-genting-gencar-digalakkan, diakses tgl 20 juli 2026

Adisty, Z. N., & Kurniasari, R. (2026). Potensi Tempe sebagai Prebiotik untuk Meningkatkan Bakteri Asam Laktat pada Intoleransi Laktosa : Studi Literatur Naratif. Health Research Journal of Indonesia (HRJI), 4(5), 1538–1544.

Agustina, R., Desiyanti, I. W., & Anggraeny, D. (2024). Inovasi Ibu Sehat Anak Bebas Stunting Melalui Pemberdayaan Pangan Lokal Pada Kelompok Kader Posyandu. Jurnal SOLMA, 13(3), 2459–2471. https://doi.org/10.22236/solma.v13i3.16416

Aksir, M. I., & Hasmyati. (2026). Strategi Promosi Kesehatan Dalam Penanggulangan Stunting:Peran Aktivitas Fisik dalam Intervensi Multisektor. Jurnal Penelitian, Pengembangan, Pembelajaran Dan Teknologi (JP3T), 4(2), 106–113. https://ipm2kpe.or.id/journal.ipm2kpe.or.id/index.php/JOTING/article/view/17787

Ayuni, M., Fitri, S. R., Putri, D. H., Fevria, R., & Advinda, L. (2021). Pembuatan yoghurt menggunakan yakult sebagai starter. Prosiding SEMNAS BIO, 1(1), 756–763.

Azzahra, D. A., Rahmasari, D., Nareswari, H. A., Weka, M. A. N., Fellithia, R., & Arini, L. D. D. (2025). Potensi Pangan Fermentasi Tempe dalam Mengatasi Kejadian Malnutrisi. Student Scientific Creativity Journal, 3(2), 78–83. https://doi.org/10.55606/sscj-amik.v3i2.5511

Dahlan, A., Wijayanti, W., Rianse, M. I. K., Baihaqi, & Naim, Y. (2024). Pengaruh Jenis Susu dan Konsentrasi Starter Terhadap Kadar Asam, Ph, dan Total Bakteri Asam Laktat Yoghurt. Jurnal Teknologi Pengolahan Pertanian, 6(1), 1–4. https://doi.org/10.35308/jtpp.v6i1.9494

Fadjri, T. K., Mulyani, N. S., Jamni, T., & Junaidi. (2024). Pencegahan stunting melalui edukasi gizi dan keterampilan kreasi pangan bergizi pada ibu balita. Jurnal SAGO Gizi dan Kesehatan, 5 (3A), 831-836. Jurnal SAGO Gizi Dan Kesehatan, 5(3), 831–836.

Fauziah, I., & Krianto, T. (2022). Pengaruh Budaya Pangan Lokal dalam Pencegahan dan Penanggulangan Stunting Pada Anak Balita (6-59 Bulan): Systematic Review. Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia, 7(5), 6597–6607.

Fibrianti, E. A., Imam, T., & Marlik, M. (2021). Hubungan Sarana Sanitasi Dasar dengan Kejadian Stunting di Puskesmas Loceret, Nganjuk. Jurnal Kesehatan, 14(2), 127–132.

Hadina, Hadriani, Muliani, & Batjo, S. H. (2022). Upaya Pencegahan dan Penanganan Stunting. Faletehan Health Journal, 9(2), 176–184. https://doi.org/10.33746/fhj.v9i02.331

Hanasia, Martani, N. S., Turnip, O. N., Furtuna, D. K., Nawan, & Praja, R. K. (2024). Systematic Literature Review: Peran Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) Dalam Menekan Pertumbuhan Patogen Penyebab Stunting Pada Anak. Jurnal Mahasiswa Dan Peneliti Kesehatan, 11(2), 164–178.

Handriani, Hadina, Arianty, R., Syamsu, A. F., Kolomboy, F., & Siregar, N. Y. (2024). Edukasi Stunting Sebagai Upaya Meningkatkan Pengetahuan Ibu Balita Dalam Pencegahan Stunting di Desa Membuke Kecamatan Poso Pesisir. Jurnal Kolaboratif Sains, 7(11), 4003–4012.

Herawati, Anwar, A., & Setyowati, D. L. (2020). Hubungan Sarana Sanitasi, Perilaku Penghuni, dan Kebiasaan Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) oleh Ibu dengan Kejadian Pendek (Stunting) pada Batita Usia 6-24 Bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Harapan Baru, Samarinda. Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia, 19(1), 7–15. https://doi.org/10.14710/jkli.19.1.7-15

Medianto. (2025). Sukses Intervensi Penurunan Stunting, Gubernur Jateng Terima Penghargaan dari Kemenkes. HUMAS JATENG. https://humas.jatengprov.go.id/detail_berita_gubernur?id=10494, diakses tgl 20 juli 2026

Mukhlis, & Huriah, T. (2024). Edukasi Gizi Pangan Lokal Tempe sebagai Pemberian Makanan Tambahan Terhadap Perilaku Pencegahan Stunting. Jurnal Keperawatan Dan Kebidanan, 7(2), 193–205. http://nersmid.unmerbaya.ac.id

Novianty. (2024). Aksi Edukasi Secanting (Semangat Cegah Stunting) Melalui Konsumsi Probiotik dan Prebiotik Pada Remaja Putri di SMK 2 Muhammadiyah Palembang. Khidmah, 6(2), 172–178. https://doi.org/10.52523/khidmah.v6i2.509

Putra, H., Kesuma, E. G., Mantika, N. I., Putra, B. A., Lestari, H., & Safitri, L. (2024). Edukasi Gerakan Cuci Tangan Pakai Sabun Sebagai Pencegahan Transmisi Penyakit pada Anak Usia Sekolah di SD IT Insan Qur’ani. ARDHI: Jurnal Pengabdian Dalam Negri, 2(1), 126–133. https://doi.org/10.61132/ardhi.v2i1.141

Rahmadona, Harianja, R. R., Pitriyanti, L., Batubara, K. S. D., & Nurdin, M. A. (2026). Pelatihan Kader Posyandu dalam Pengolahan Pangan Lokal Tinggi Protein Berbasis Iklan Bilis Untuk Pencegahan Stunting. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri), 10(3), 3083–3094.

Wahdaniyah, Ningsi, N. W., & Sari, D. (2022). Hubungan Sanitasi Lingkungan Dengan Kejadian Stunting Pada Baduta Di Kabupaten Majene. Bina Generasi : Jurnal Kesehatan, 2(13), 39–48.

Yarmaliza, & Syahputri, V. N. (2020). Kaldu Tempe Sebagai Intervensi Spesifik Dalam Pencegahan Stunting. Jurnal Kesehatan, 11(1), 001–007.

Yunita, L., Komalasari, H., Muhsinin, M., Meilina, Y., & Venansius, A. D. (2025). Pemberdayaan Kader Posyandu Melalui Sosialisasi dan Pelatihan Pembuatan PMT Berbasis Pangan Lokal. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN), 6(4), 5163–5169.

Zulaikhah, S. R., & Karseno. (2024). Total Padatan dan Warna L*, a*, b* Yogurt dengan Penambahan Sari Buah Naga Merah (Hylocereus polyrhizus) yang Berbeda Levelnya. Jurnal Peternakan Indonesia, 26(3), 120–127. https://doi.org/10.25077/jpi.26.3.120-127.2024

Downloads

Published

2026-08-15

How to Cite

Nisa, F. Z., Fazalean, A. F., Fadzillah, A. N., Mila, A. S., Atika, D. R., Al Gozali, F. Z., Saputri, A. D., Setiowati, N. R., Ristiyanti, V., Baroka, S. A., Fauzi, A. E. S., & Natalia, R. K. (2026). INOVASI MAKANAN OLAHAN DAN SANITASI LINGKUNGAN SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN STUNTING DI DESA KEDUNGAMPEL. Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(04), 2260–2270. Retrieved from https://gembirapkm.my.id/index.php/jurnal/article/view/2016