POSYANDU AKTIF CEGAH STUNTING: PENGUATAN EDUKASI GIZI DAN MONITORING TUMBUH KEMBANG BALITA

Authors

  • Mara Imbang Satriawan Hasiolan Universitas Borobudur
  • Fauziah H Wada Universitas Bani Saleh
  • Indah Puspitasari Universitas Bani Saleh
  • Amzal Mortin Andas Universitas Bani Saleh
  • Andi Tenri Nurwahida Universitas Bani Saleh
  • Maratun Shoaliha Universitas Bani Saleh

Keywords:

posyandu, stunting prevention, nutrition education, growth monitoring, child development

Abstract

Stunting merupakan masalah gizi kronis yang memerlukan penguatan intervensi berbasis keluarga dan masyarakat. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kapasitas kader posyandu dalam memberikan edukasi gizi, melakukan pemantauan pertumbuhan secara tepat, serta mengenali secara dini masalah perkembangan balita. Kegiatan menggunakan pendekatan pemberdayaan masyarakat partisipatif melalui tahapan identifikasi kebutuhan, persiapan, edukasi interaktif, praktik pengukuran antropometri, pemantauan perkembangan di bawah supervisi tenaga kesehatan, serta evaluasi. Kegiatan dilaksanakan di Posyandu Kuntum Wijaya Kusuma, Desa Sumber Jaya, dengan melibatkan 10 kader. Hasil utama yang diharapkan melalui kegiatan meliputi peningkatan pemahaman peserta tentang gizi seimbang, pemberian makan balita, interpretasi hasil pengukuran pertumbuhan, serta penguatan alur rujukan dan tindak lanjut bagi balita yang memerlukan perhatian. Kegiatan juga menghasilkan media edukasi dan alur monitoring sederhana yang dapat digunakan pada pelayanan posyandu bulanan. Penguatan kapasitas kader berpotensi meningkatkan fungsi posyandu sebagai pintu masuk pencegahan dan deteksi dini masalah gizi serta tumbuh kembang balita.

References

Astuti, D.S.T, & Ratnawati, R. (2022). Pengaruh Pendidikan Kesehatan Terhadap Pengetahuan Kader Posyandu Tentang Pencegahan Stunting. Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Maju. DOI: https://doi.org/10.33221/jpmim.v3i02.1929

Dwihestie, L. K., Ningrum, A. H. P. S., & Mustikaningrum, F. (2024). Training to improve the capacity of posyandu toddler cadres in early detection of stunting. (2024). Community Empowerment, 9(10), 1469-1475. https://doi.org/10.31603/ce.12310

Hardiyanti, S., Rekawati, E., Setiawan, A., & Rahmadiyah, D. C. (2024). Effectiveness of family nutrition education on the incidence of stunting: Systematic review. Indonesian Journal of Global Health Research, 6(3), 1231–1242. DOI: https://doi.org/10.37287/ijghr.v6i3.3058

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2025). Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2024. Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan. https://www.badankebijakan.kemkes.go.id/survei-status-gizi-indonesia-ssgi-2024/

UNICEF Indonesia. (2024). Delivering essential nutrition services through community action in Indonesia: Leveraging the roles of community-based workers in providing nutrition services. UNICEF. https://www.unicef.org/indonesia/nutrition/reports/delivering-essential-nutrition-services-through-community-action-indonesia

World Health Organization. (2006). WHO child growth standards: Length/height-for-age, weight-for-age, weight-for-length, weight-for-height and body mass index-for-age: Methods and development. WHO. https://www.who.int/publications/i/item/924154693X

World Health Organization. (2023). WHO guideline for complementary feeding of infants and young children 6–23 months of age. World Health Organization. https://www.who.int/publications/i/item/9789240081864

World Health Organization. (2025). Child growth standards: Questions and answers. World Health Organization. https://www.who.int/tools/child-growth-standards

Downloads

Published

2026-08-15

How to Cite

Hasiolan, M. I. S., Wada, F. H., Puspitasari, I., Andas, A. M., Nurwahida, A. T., & Shoaliha, M. (2026). POSYANDU AKTIF CEGAH STUNTING: PENGUATAN EDUKASI GIZI DAN MONITORING TUMBUH KEMBANG BALITA. Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(04), 2252–2259. Retrieved from https://gembirapkm.my.id/index.php/jurnal/article/view/2014