EDUKASI DAN PELATIHAN PEMBUATAN RAMUAN JAMU REBUSAN SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN DAN PENGELOLAAN DIABETES MILITUS DI KELURAHAN JOYOTAKAN SURAKARTA
Keywords:
Diabetes melitus, , edukasi kesehatan, , jamu saintifik, , pengabdian masyarakat, , tanaman obat.Abstract
Diabetes melitus merupakan salah satu penyakit tidak menular yang angka kejadiannya terus mengalami peningkatan dan berpotensi menyebabkan berbagai komplikasi apabila tidak ditangani secara tepat. Kelurahan Joyotakan merupakan wilayah yang dekat area perkotaan Surakarta dan Solo Baru serta memiliki potensi risiko terjadinya diabetes melitus sehingga diperlukan intervensi berupa edukasi kesehatan dan pemberdayaan masyarakat melalui pemanfaatan tanaman obat dan ramuan jamu saintifik sebagai bagian dari upaya pencegahan dan pengendalian penyakit. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat melalui edukasi kesehatan serta pelatihan pembuatan ramuan jamu saintifik untuk diabetes melitus dengan komposisi daun salam (Syzygium polyanthum), sambiloto (Andrographis paniculata), kayu manis (Cinnamomum burmannii), dan temulawak (Curcuma xanthorrhiza). Metode yang diterapkan mencakup penyuluhan, sesi diskusi, dan praktik pembuatan ramuan jamu. Evaluasi efektivitas kegiatan dilakukan terhadap tingkat pengetahuan menggunakan instrumen pre-test dan post-test serta tingkat kepuasan menggunakan survey kepuasan. Program dilaksanakan kepada 20 anggota PKK di Kelurahan Joyotakan, Surakarta. Peserta sangat antusias dengan pelaksanaan kegiatan dan hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan secara signifikan tingkat pengetahuan peserta sebesar 12,5%. Selain itu, hasil penilaian kepuasan peserta menunjukkan skala kepuasan sebesar 4,56 dengan kategori sangat puas. Dengan demikian, kegiatan edukasi kesehatan dan pelatihan pembuatan ramuan jamu saintifik efektif dalam meningkatkan pengetahuan serta kesadaran masyarakat terkait pencegahan dan pengelolaan diabetes melitus.
References
Burhan, H. T., Rerun, L. T., Sahrianti, N., Marhamah, M., Passi, N. I. H., Sunusi, H. C., Fajri, M. D., Buamona, E., Prsetya, F. F. D., Yainahu, H., Utama, N. P., Sulastri, T. S., Fitriani, D., & Hamid, A. (2024). Efektivitas Edukasi Kesehatan Berbasis Partisipatif Dalam Meningkatkan Pengetahuan Masyarakat Desa Rua Tentang Tanaman Obat Keluarga. JUKEJ : Jurnal Kesehatan Jompa, 3(2), 106–111. https://doi.org/10.57218/jkj.vol3.iss2.1314
Damayanti, S., & Metty, M. (2025). Faktor Determinan Kualitas Hidup Pengidap Diabetes Melitus Dengan Komplikasi. Jurnal Manajemen Asuhan Keperawatan, 9(2), 109–119. https://doi.org/10.33655/mak.v9i2.225
Limanan, D., Tjahyanto, T., Destianti, E., Makarau, E., & Eldy. (2023). Edukasi Kesehatan Untuk Meningkatkan Pengetahuan Terkait Penyakit Tidak Menular (Diabetes Melitus). Jurnal Serina Abdimas, 1(1), 412–416. https://doi.org/10.24912/jsa.v1i1.24539
Meturan, D. M., Ethica, S. N., & Sukeksi, A. (2024). Improvement of Awareness of Diabetes Mellitus Disease Risks and Self-Monitoring Motivation Through Blood Sugar Screening and Counseling for Dian Darat Village Community, Southeast Maluku. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (Indonesian Journal of Community Engagement), 10(1), 16. https://doi.org/10.22146/jpkm.79774
Munawarah, M. E. S. (2024). Pengukuran Kualitas Hidup Pasien Diabetes Melitus Pengguna Obat Antidiabetika Oral di Rawat Jalan RSUD Sultan Suriansyah Banjarmasin Measurement of Quality of Life Diabetes Melitus Patients Using Oral Antidiabetic Drugs in Outpatient Hospital Sultan Suria. Jurnal Surya Medika, 10(1), 310 – 315. Universitas Sari Mulia,%0ABanjarmasin, Kalimantan%0ASelatan, Indonesia
Roja, A. S., Dinil, S. H., & Rolekta, S. (2024). Pengaruh Edukasi Terhadap Tingkat Pengetahuan Mahasiswa Tentang Tanaman Obat Keluarga (TOGA). Jurnal Ilmiah Sain Dan Teknologi, 2(1), 289–295.
Sapitri, V., & Kurniasari, R. (2024). Efektivitas Media Poster Dan Media Video Animasi Terhadap Tingkat Pengetahuan Remaja Mengenai Diabetes. Jurnal Kesehatan, 13(1), 30–41. https://jurnal.stikesyatsi.ac.id/index.php/kesehatan/article/view/422
Sari, C. W. M., Yamin, A., & Santoso, M. B. (2018). Community-Based Education Program on Knowledge and Self-Efficacy of Type 2 Diabetes Mellitus’ Patients in Bandung. Indonesian Contemporary Nursing Journal (ICON Journal), 2(1), 38. https://doi.org/10.20956/icon.v2i1.3583
Sijtsma, K., & Pfadt, J. M. (2021). Part II: On the Use, the Misuse, and the Very Limited Usefulness of Cronbach’s Alpha: Discussing Lower Bounds and Correlated Errors. Psychometrika, 86(4), 843–860. https://doi.org/10.1007/s11336-021-09789-8
Ulfa, N. M., Suharjono, & Hermansyah, A. (2024). Correlation between knowledge and characteristics of patients with type 2 diabetes mellitus in controlling blood glucose. Pharmacy Education, 24(3), 298–303. https://doi.org/10.46542/pe.2024.243.298303
Wasalamah, B., Yora Saki, V., Putri Ema Komala, E., Studi, P. D., Mipa, F., Bengkulu, U., Studi, P. S., & Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, F. (2024). Optimalisasi Self Care Management pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2 melalui Diabetic Self-Management Education (DSME) di Wilayah Kerja Puskesmas Kandang Kota Bengkulu. Dharma Raflesia Jurnal Ilmiah Pengembangan Dan Penerapan IPTEKS, 22(02), 321–335. https://doi.org/10.33369/dr.v22i2.37371
Wijayanti, D. (2022). The Effect of Health Education on Knowledge of The Prevention of Diabetes Mellitus. Babali Nursing Research, 3(1), 23–29. https://doi.org/10.37363/bnr.2022.3176
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Susilowati Susilowati, Nastiti Utami, Imelda Cantika P, Annisa Azzahwa, Auralita Khoiri G.S, Bagos Razwa K, Diana Ihwana A, Herlina Dwi P, Istiqomah Putri W

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.















