PERAN GENERASI MUDA DALAM BELA NEGARA MELALUI PENGGUNAAN BAHASA INDONESIA DI ERA DIGITAL

Authors

  • Anisa Hellani lani nformation Systems Study Program, Faculty of Computer Science, Universitas Muhammadiyah Riau, Indonesia
  • Hafizah Fitri Ramadhani fiza nformation Systems Study Program, Faculty of Computer Science, Universitas Muhammadiyah Riau, Indonesia
  • Nabila Aura Fitri information system study program, faculty of computer science, muhammadiyah university of riau indonesia
  • Angreini Simanjuntak rani nformation Systems Study Program, Faculty of Computer Science, Universitas Muhammadiyah Riau, Indonesia
  • Amelia Zahra amel nformation Systems Study Program, Faculty of Computer Science, Universitas Muhammadiyah Riau, Indonesia
  • Nabila Amelia bila nformation Systems Study Program, Faculty of Computer Science, Universitas Muhammadiyah Riau, Indonesia
  • Kristina Lumban Toruan kristina nformation Systems Study Program, Faculty of Computer Science, Universitas Muhammadiyah Riau, Indonesia
  • Mazis Halomoan mazis nformation Systems Study Program, Faculty of Computer Science, Universitas Muhammadiyah Riau, Indonesia
  • Adib Mulia Herman adib nformation Systems Study Program, Faculty of Computer Science, Universitas Muhammadiyah Riau, Indonesia
  • Ripi Hamdani ripi nformation Systems Study Program, Faculty of Computer Science, Universitas Muhammadiyah Riau, Indonesia

Keywords:

Bela Negara, , Generasi Muda, , Bahasa Indonesia, , Era Digital, , Nasionalisme.

Abstract

Bela negara merupakan sikap warga negara yang mencerminkan kecintaan terhadap tanah air dan kesadaran berbangsa. Di era digital, bela negara tidak hanya diwujudkan melalui pertahanan fisik, tetapi juga melalui upaya menjaga identitas nasional, salah satunya melalui penggunaan Bahasa Indonesia yang baik, benar, dan santun di ruang digital. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman generasi muda mengenai peran penggunaan Bahasa Indonesia sebagai wujud bela negara di era digital. Metode yang digunakan adalah pengabdian kepada masyarakat melalui kegiatan sosialisasi yang dilaksanakan di SMAN 3 Pekanbaru. Kegiatan dilakukan dengan penyampaian materi, diskusi interaktif, tanya jawab, dan evaluasi pemahaman peserta. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai pentingnya menggunakan Bahasa Indonesia secara santun dalam komunikasi digital, meningkatkan kesadaran akan pentingnya literasi digital, serta memahami bahwa penggunaan bahasa yang baik merupakan salah satu bentuk nyata bela negara. Kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan sikap nasionalisme, memperkuat identitas nasional, serta mendorong generasi muda untuk berperan aktif dalam menjaga persatuan bangsa melalui komunikasi digital yang positif.

References

Akbar, R. S., Hutasuhut, M. A., Rifansyah, M. A. A., Dwinanda, M. Y., Shiddiq, M. R. A., Rahardandi, P. G., & Aji, W. P. (2024). Bela negara di era digital: Tantangan dan strategi memperkokoh nilai-nilai kebangsaan melalui teknologi. Innovative: Journal of Social Science Research, 4(4), 8418–8428.

Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. (2022). Keputusan Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Nomor 0424/I/BS.00.01/2022 tentang Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

Hartono, D. (2020). Fenomena kesadaran bela negara di era digital dalam perspektif ketahanan nasional. Jurnal Kajian Lemhannas RI, 8(1), 14–33.

Kementerian Komunikasi dan Informatika & Katadata Insight Center. (2023). Status literasi digital di Indonesia 2023. Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia.

Mutiah, S. (2025). Peran bahasa dalam pembentukan identitas nasional sebagai simbol identitas bagi masyarakat. Jubah Raja: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajaran, 4(2), 1–8.

Republik Indonesia. (1945). Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

Republik Indonesia. (2002). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara.

Republik Indonesia. (2009). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara, serta Lagu Kebangsaan.

Sinambela, D., Daulay, M. J., Simanjuntak, N. K., Patrisia, E., & Lubis, F. (2025). Peran Bahasa Indonesia dalam ruang digital untuk menguatkan persatuan di era media sosial. Jurnal Pendidikan Tambusai, 9(3), 30269–30273.

Downloads

Published

2026-08-15

How to Cite

lani, A. H., fiza, H. F. R., Fitri, N. A., rani, A. S., amel, A. Z., bila, N. A., kristina, K. L. T., mazis, M. H., adib, A. M. H., & ripi, R. H. (2026). PERAN GENERASI MUDA DALAM BELA NEGARA MELALUI PENGGUNAAN BAHASA INDONESIA DI ERA DIGITAL. Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(04), 1804–1809. Retrieved from https://gembirapkm.my.id/index.php/jurnal/article/view/1852