TRANSFORMASI BAHASA DAN SASTRA DI ERA DIGITAL: TANTANGAN IDENTITAS NASIONAL DI SMAN 1 LEBAK WANGI KABUPATEN SERANG
Keywords:
Transformasi Digital, Bahasa Indonesia, Identitas Nasional, PKMAbstract
Transformasi digital telah memicu degradasi penggunaan bahasa Indonesia di kalangan peserta didik melalui fenomena netspeak, singkatan ekstrem, dan code-mixing di media sosial, yang mengancam bahasa sebagai identitas nasional. Sebagai respons, kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) bertajuk "Transformasi Bahasa dan Sastra di Era Digital: Tantangan Identitas Nasional" dilaksanakan di SMAN 1 Lebak Wangi, Kabupaten Serang, dengan tujuan meningkatkan kesadaran berbahasa, memberikan kecakapan literasi digital-linguistik yang seimbang, serta melestarikan identitas nasional di tengah arus digitalisasi. Metode yang diterapkan meliputi sosialisasi edukatif interaktif, pelatihan kebahasaan praktis, kampanye kesadaran berbahasa melalui pembuatan konten kreatif, serta pendampingan berkelanjutan dalam pembentukan komunitas peduli bahasa di sekolah. Program ini berhasil meningkatkan perilaku komunikasi digital siswa, menghasilkan modul panduan praktis penggunaan bahasa, dan membentuk komunitas sekolah yang responsif. Evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan pada kesadaran code-switching, kemampuan produksi konten digital yang bermakna, serta terbangunnya budaya sekolah yang mendukung penguatan identitas nasional. Melalui sinergi ini, dihasilkan generasi muda yang tech-savvy sekaligus language-savvy demi menjaga kedaulatan budaya nasional.
References
Alwi et al. (2020). Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia (Empat). Balai Pustaka.
Chaer, A. (2022). Linguistik Umum (Revisi). Rineka Cipta.
Chaer, A. (2022). Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia (Revisi). Rineka Cipta.
Keraf, G. S. (2023). Fenomena Code-Mixing dalam Komunikasi Digital Siswa SMA: Studi Kasus di Jakarta dan Bandung. Jurnal Linguistik Indonesia, 41(1), 67–84.
Kridalaksana, H. (2021). Kamus Linguistik (Kelima). Gramedia Pustaka Utama.
Mahsun. (2024). Pendidikan Bahasa Indonesia di Era Digital: Teori dan Praktik. Rajawali Pers.
Muslich, M. (2021). Bahasa Indonesia pada Era Komunikasi Digital. Bumi Aksara.
Nurgiyantoro, B. (2022). Teori Pengkajian Fiksi (Revisi). Gajah Mada University Press.
Pradopo, R. D. (2020). Pengkajian Puisi: Analisis Strata Norma dan Analisis Struktural dan Semiotik. Gadjah Mada University Press.
Sari, D. P., & Wulandari, F. (2023). Degradasi Bahasa Indonesia di Kalangan Pelajar: Analisis Penggunaan Bahasa di Media Sosial. Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra, 23(2), 145–162.
Wijaya, P. A. (2024). Literasi Digital dan Bahasa: Strategi Pembelajaran Terintegrasi di Sekolah Menengah. Jurnal Teknologi Pendidikan Indonesia, 14(1), 78–95.
Wulandari, S. (2022). Integrasi kearifan lokal dalam penulisan cerpen siswa SMA. Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra, 11(3), 178–18.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Thea Umbarasari, Fitri Puspasari, Zamzam Nurhuda, Dela Novera

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.















