LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN PERILAKU MENYONTEK PADA PESERTA DIDIK MADRASAH ALIYAH NEGERI

Authors

  • Putri Intan Canian Program Studi Bimbingan dan Konseling, Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara
  • Uli Makmun Hasibuan MUHAMMADIYAH UNIVERSITY OF NORTH SUMATRA, INDONESIA
  • Riska Valentina Saragih MUHAMMADIYAH UNIVERSITY OF NORTH SUMATRA, INDONESIA
  • Karina Nidia MUHAMMADIYAH UNIVERSITY OF NORTH SUMATRA, INDONESIA

Keywords:

group guidance, cheating behavior, prevention, academic honesty, madrasah aliyah

Abstract

Perilaku menyontek merupakan bentuk ketidakjujuran akademik yang masih menjadi permasalahan serius di lingkungan sekolah menengah, termasuk pada jenjang madrasah aliyah. Artikel ini menyajikan kegiatan pengabdian berbasis pengalaman nyata yang diperkuat studi literatur, dengan tujuan mendeskripsikan pelaksanaan layanan bimbingan kelompok sebagai upaya pencegahan perilaku menyontek pada peserta didik. Kegiatan dilaksanakan pada 7 Mei 2026 di Madrasah Aliyah Negeri 1 Medan, melibatkan lima peserta didik kelas XI dalam sesi bimbingan kelompok berdurasi 30 menit melalui empat tahapan terstruktur, yakni pembentukan, peralihan, inti, dan pengakhiran. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa kegiatan ini berhasil meningkatkan pemahaman peserta didik tentang definisi, penyebab, dampak, dan solusi perilaku menyontek. Seluruh peserta menyatakan komitmen untuk membangun kebiasaan belajar yang lebih disiplin dan bersikap jujur dalam proses akademik. Kegiatan ini menegaskan bahwa layanan bimbingan kelompok yang dirancang secara sistematis dapat menjadi solusi nyata bagi sekolah mitra dalam mencegah perilaku menyontek dan memperkuat karakter peserta didik.

References

Agustina, R. (2022). Pelaksanaan layanan bimbingan kelompok dalam mengurangi perilaku menyontek pada siswa kelas XI. Jurnal Bimbingan dan Konseling Terapan, 6(1), 45-57.

Amelia, R., Sukmawati, I., & Pratiwi, D. (2017). Perilaku menyontek dan penanggulangannya di sekolah menengah atas. Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling, 2(1), 18-26.

Anderman, E. M., & Koenka, A. C. (2021). Competitive academic settings and academic dishonesty: A review of motivational perspectives. Educational Psychologist, 56(2), 103-118.

Bandura, A. (1997). Self-efficacy: The exercise of control. New York, NY: W. H. Freeman.

Cahyani, N., & Ansyah, E. H. (2021). Pendekatan kognitif afektif dalam intervensi perilaku menyontek pada siswa sekolah menengah. Jurnal Psikologi Pendidikan dan Konseling, 7(2), 112-121.

Chiang, F. K., Zhu, D., & Yu, W. (2022). A systematic review of academic dishonesty in online learning environments. Journal of Computer Assisted Learning, 38(4), 1081-1100.

Creswell, J. W. (2014). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (4th ed.). Thousand Oaks, CA: SAGE Publications.

Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2018). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (5th ed.). Thousand Oaks, CA: SAGE Publications.

Fiantika, F. R., Wasil, M., Jumiyati, S., Honesti, L., Wahyuni, S., Nuraini, S., ... Purnomo, A. (2022). Metodologi penelitian kualitatif. Bandung, Indonesia: PT. Global Eksekutif Teknologi.

Hamidayati, R., & Hidayat, D. R. (2020). Fenomena perilaku menyontek di sekolah dasar dan implikasinya terhadap layanan bimbingan dan konseling. Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia, 6(2), 89-97.

Hanum, D., & Karneli, Y. (2021). Implementasi layanan bimbingan kelompok untuk meningkatkan self efficacy siswa yang berperilaku menyontek. Prophetic Guidance and Counseling Journal, 2(2), 71-80.

Hartanto, D. (2012). Bimbingan dan konseling menyontek: Mengungkap akar masalah dan solusinya. Jakarta, Indonesia: Indeks.

Hartinah, S. (2022). Dinamika kelompok dalam layanan bimbingan kelompok: Kajian teoritis dan implikasi praktis. Jurnal Pendidikan dan Konseling, 4(3), 1235-1244.

Hasanah, H. (2017). Teknik-teknik observasi: Sebuah alternatif metode pengumpulan data kualitatif ilmu-ilmu sosial. Jurnal at-Taqaddum, 8(1), 21-46.

Ilhamuddin, R., Mudjiran, M., & Syahniar, S. (2024). Tahapan dan dinamika pelaksanaan bimbingan kelompok di sekolah: Tinjauan teoretis dan praktis. Jurnal Konseling dan Pendidikan, 12(1), 55-67.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. (2014). Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 111 Tahun 2014 tentang bimbingan dan konseling pada pendidikan dasar dan pendidikan menengah. Jakarta, Indonesia: Kemendikbud.

Lincoln, Y. S., & Guba, E. G. (1985). Naturalistic inquiry. Beverly Hills, CA: SAGE Publications.

Listiyani, A., & Sunawan, S. (2022). Hubungan moral disengagement dengan intensi menyontek pada siswa sekolah menengah atas. Jurnal Bimbingan Konseling, 11(1), 24-31.

Longobardi, C., Badenes-Ribera, L., Fabris, M. A., Martinez, A., & McMahon, S. D. (2020). Prevalence of student violence against teachers: A meta-analysis. Psychology of Violence, 9(6), 596-610.

Mayasari, D., & Istirahayu, I. (2018). Model bimbingan kelompok dengan teknik self control untuk mereduksi perilaku menyontek siswa SMP Negeri di Kota Singkawang. Jurnal Bimbingan Konseling Indonesia, 3(2), 30-34.

Meydiansyah, D. Y. (2021). Fenomena perilaku menyontek pada pelajar masa kini ditinjau dari kepercayaan diri, efikasi diri, dan prokrastinasi: Sebuah studi literatur. Consilia: Jurnal Ilmiah Bimbingan dan Konseling, 4(3), 245-253.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). Thousand Oaks, CA: SAGE Publications.

Moleong, L. J. (2017). Metodologi penelitian kualitatif (Edisi revisi). Bandung, Indonesia: Remaja Rosdakarya.

Prayitno, & Amti, E. (2018). Dasar-dasar bimbingan dan konseling. Jakarta, Indonesia: Rineka Cipta.

Putri, A. D. (2020). Mereduksi perilaku menyontek siswa di era "Merdeka Belajar" melalui layanan bimbingan kelompok. Jurnal Penelitian Bimbingan dan Konseling, 5(2), 88-97.

Rizal, M., & Iqbal, M. (2018). Pendidikan karakter berbasis nilai keagamaan di madrasah aliyah: Tantangan dan implementasi. Jurnal Pendidikan Islam, 7(1), 47-63.

Sahin, A., Sugiyo, S., & Sunawan, S. (2024). Peer conformity and academic cheating behavior among high school students: The role of self-efficacy and goal orientation. Jurnal Bimbingan Konseling, 13(1), 1-10.

Sani, R. A., Pramuniati, I., & Mucktiany, A. (2024). Dampak perilaku menyontek terhadap perkembangan karakter dan kompetensi akademik peserta didik. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 9(1), 33-44.

Sapruddin, S. (2023). Meningkatkan pemahaman siswa pada topik menyontek, penyebab, dan solusinya melalui bimbingan klasikal dengan metode diskusi kelompok homeroom di SMA Negeri 1 Madapangga kelas XI IPA-1 semester 2 tahun pelajaran 2020/2021. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia, 3(1), 26-39.

Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D (Edisi ke-2). Bandung, Indonesia: Alfabeta.

Tohirin. (2015). Bimbingan dan konseling di sekolah dan madrasah: Berbasis integrasi (Edisi revisi). Jakarta, Indonesia: Rajawali Pers.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. (2003). Jakarta, Indonesia: Sekretariat Negara.

Willis, S. S. (2017). Konseling individual: Teori dan praktik. Bandung, Indonesia: Alfabeta.

Winkel, W. S., & Hastuti, S. (2013). Bimbingan dan konseling di institusi pendidikan. Yogyakarta, Indonesia: Media Abadi.

Downloads

Published

2026-06-15

How to Cite

Canian, P. I., Hasibuan, U. M., Saragih, R. V., & Nidia, K. (2026). LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN PERILAKU MENYONTEK PADA PESERTA DIDIK MADRASAH ALIYAH NEGERI. Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(03), 1468–1479. Retrieved from https://gembirapkm.my.id/index.php/jurnal/article/view/1799

Issue

Section

Articles