EDUKASI BIJAK BERMEDIA SOSIAL SEBAGAI WUJUD BELA NEGARA DI ERA DIGITAL PADA PANTI ASUHAN AMANAH

Authors

  • Thyra Ardelia Universita Muhammadiyah Riau
  • Saydripo Pragani Universitas Muhammadiyah Riau
  • Annisha Selvira Universitas Muhammadiyah Riau
  • Ripi Hamdani Universitas Muhammadiyah Riau

Keywords:

Media Sosial, Literasi Digital, Hoaks

Abstract

Kehidupan masyarakat, terutama generasi muda, telah mengalami perubahan yang signifikan akibat perkembangan teknologi digital. Media sosial menjadi sarana utama dalam berkomunikasi dan memperoleh informasi, tetapi juga menghadirkan berbagai tantangan, seperti penyebaran hoaks, cyberbullying, dan rendahnya literasi digital. Oleh karena itu, diperlukan edukasi mengenai penggunaan media sosial secara bijak sebagai salah satu bentuk bela negara di era modern. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan peserta mengenai penggunaan media sosial yang bertanggung jawab. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 1 Juni 2026 di Panti Asuhan Amanah dengan melibatkan 20 anak panti asuhan sebagai peserta. Metode yang digunakan meliputi penyampaian materi, diskusi interaktif, tanya jawab, dan kuis edukatif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebagian besar peserta mampu menjelaskan kembali pentingnya verifikasi informasi sebelum membagikannya, mengidentifikasi ciri-ciri hoaks, memahami dampak cyberbullying, serta menerapkan etika dalam bermedia sosial. Kegiatan ini diharapkan dapat membentuk generasi muda yang lebih cerdas, kritis, dan bertanggung jawab dalam memanfaatkan teknologi digital sebagai bagian dari upaya bela negara di era modern.

 

References

Dwi Hartono. (2022). Fenomena Kesadaran Bela Negara Di Era Digital Dalam Perspektif Ketahanan Nasional. Jurnal Lemhannas RI, 8(1), 14–33. https://doi.org/10.55960/jlri.v8i1.301

Erva Yunita, Ika Yanuar Margiyanti, Suryani Alawiyah, & Irwan Triadi. (2023). Penerapan Nilai Nilai Bela Negara Dalam Menghadapi Tantangan Era Digital. Birokrasi: JURNAL ILMU HUKUM DAN TATA NEGARA, 1(4), 40–57. https://doi.org/10.55606/birokrasi.v1i4.713

Jerem Korina, Diah Anggeraini Hasri, Muhammad Nur Fietroh, & Hartini. (2025). Peran Media Sosial Untuk Meningkatkan Eksistensi Panti Asuhan Di Daerah Terpencil Pada Era Digital. Journal Inovasi Pengabdian Masyarakat, 2(2), 85–96. https://doi.org/10.65255/jipmas.v2i2.176

Nathasya, H. (2024). No TitleΕΛΕΝΗ. Edu Research Indonesian Institute For Corporate Learning And Studies (IICLS), 5(1), 70–80.

Satino. (2023). MEMBANGUN KARAKTER GENERASI MUDA …. Satino, dkk ( 171-180 ). 171–180. 10.55115/duta.v7i2.3528

Syahputra, M., Susilo, H., & Sari, I. (2025). PENINGKATAN KESIAPAN MASA DEPAN REMAJA PANTI ASUHAN ALFATH TAUHID MELALUI LITERASI DAN KETERAMPILAN DIGITAL. 6(2), 73–78.

Downloads

Published

2026-06-15

How to Cite

Ardelia, T., Pragani, S., Selvira, A., & Hamdani, R. (2026). EDUKASI BIJAK BERMEDIA SOSIAL SEBAGAI WUJUD BELA NEGARA DI ERA DIGITAL PADA PANTI ASUHAN AMANAH. Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(03), 1205–1210. Retrieved from https://gembirapkm.my.id/index.php/jurnal/article/view/1739

Issue

Section

Articles