EDUKASI LINTAS BUDAYA PERAYAAN TET DAN IDUL FITRI PADA SANTRIWATI PONDOK PESANTREN NI’MATUL IMAN, KABUPATEN MALANG
Keywords:
cross-cultural education, Tet, Eid, Islamic boarding schoolAbstract
Edukasi lintas budaya di tengah masyarakat yang majemuk dan dinamis kini merupakan pendekatan penting dalam menumbuhkan pemahaman budaya. Dilatarbelakangi dảri keterbatasan akses santri terhadap pengalaman dan wawasan lintas budaya, khususnya mengenai budaya negara-negara Asia Tenggara. Kegiatan pengabdian masyarakat dengan pendekatan pendekatan edukasi lintas budaya dilaksanakan untuk memperkenalkan budaya Vietnam, khususnya perayaan Tet, kepada santriwati. Program edukasi dilaksanakan dengan tema “Petualang Hari Raya di Asia Tenggara”. Metode yang digunakan meliputi observasi awal, penyusunan materi, presentasi interaktif, diskusi, permainan edukatif, dan sesi berbagi pengalaman. Kegiatan dilaksanakan dalam beberapa tahapan, yaitu tahap persiapan, pelaksanaan edukasi, dan evaluasi kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa para peserta memahami informasi dasar mengenai perayaan Tet di Vietnam, termasuk nilai budaya, tradisi keluarga, serta persamaan dan perbedaannya dengan tradisi Lebaran di Indonesia. Selain meningkatkan wawasan budaya peserta, kegiatan ini juga mendorong partisipasi aktif, keberanian berkomunikasi, dan sikap terbuka terhadap keberagaman budaya. Kegiatan edukasi lintas budaya berbasis pengabdian masyarakat ini menunjukkan potensi sebagai media alternatif untuk memperluas pemahaman budaya peserta didik di lingkungan pesantren.
References
Aulia, N., Najamuddin, & Alwi, A. (2025). Pendidikan Lintas Budaya Sebagai Basis Penguatan Identitas Nasional Di Tengah Arus Globalisasi. Bestari: Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan, 6(2), 255–261. https://doi.org/10.46368/bjpd.v6i2.4648
Auliawan, A. G., Panjaitan, L. L., Fadhlurrahman, M. Z., & Tarigan, D. A. (2025). Pelatihan Komunikasi Lintas Budaya Jepang-Indonesia Untuk Santri di Semarang Melalui Kesadaran Lingkungan Dan Kebersihan. Jurnal Bakti Humaniora, 5(1), 11–17. https://doi.org/10.35473/JBH.V5I1.4060
Barter, S. J. (2017). Southeast Asia: Unity in diversity. In The Pacific Basin: An Introduction (pp. 24–34). Taylor and Francis. https://doi.org/10.62296/dus202212002
Ca, N. M. (2021). Culture change in the Tet holiday customs of Vietnamese in Mekong delta. Tạp Chí Kinh Tế-Công Nghiệp, 26, 31–36.
Maulani, H., Erihadiana, M., & Ruswandi, U. (2025). Cross-Cultural Education Model Through Multicultural Classrooms: An Ethnographic Study in Secondary Schools. Jurnal Paedagogy, 12(1), 59–68. https://doi.org/10.33394/JP.V12I1.14050
Pinariya, J. M., & Sutjipto, A. M. (2021). Intercultural Communication Competence: An International Students Experience in Indonesia. Humaniora, 12(2), 89–97. https://doi.org/10.21512/humaniora.v12i2.6999
Solikhin, H. N., Saputra, A., & Arifi, A. (2024). Idul Fitri Dalam Perspektif Antropologi: Kajian Tentang Mudik, Halal Bihalal, Dan Tradisi Keagamaan Masyarakat Muslim Indonesia. Jurnal Pendidikan, Kebudayaan Dan Keislaman, 3(2), 67–76. https://doi.org/10.24260/JPKK.V3I2.3294
Sơn, N. V., & Thu, B. T. M. (2017). Acculturation the Southeast Asian Countries Creat the Asean Cultural Identity to Promote the Regional Interests in the Course of Globalization. Saudi Journal of Humanities and Social Sciences, 2, 1092–1096. https://doi.org/10.21276/sjhss.2017.2.11.11
Suhardi, Ahmadin, & Ibrahim. (2025). Pengantar Dan Konsep Dasar Pendidikan Lintas Budaya. Didaktik: Jurnal Ilmiah PGSD FKIP Universitas Mandiri, 11(4), 494–505. https://journal.stkipsubang.ac.id/index.php/didaktik/article/view/9340/5853
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Tran Thanh Vy, Hari Windu Asrini

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.















