IMPLEMENTASI PROGRAM KKN DALAM EDUKASI MITIGASI BENCANA TANAH LONGSOR DI DESA TLOGO, KECAMATAN SUKOHARJO, KABUPATEN WONOSOBO
Keywords:
mitigasi bencana, Tanah Longsor, KKN, EdukasiAbstract
Indonesia merupakan wilayah dengan tingkat kerawanan tanah longsor yang tinggi, termasuk Desa Tlogo, Kabupaten Wonosobo, yang dipengaruhi oleh kondisi topografi perbukitan dan curah hujan tinggi serta rendahnya pengetahuan masyarakat terkait mitigasi bencana. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) dalam edukasi mitigasi bencana tanah longsor, menganalisis peningkatan pemahaman masyarakat, serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, didukung analisis kuantitatif sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sosialisasi yang dipadukan dengan penanaman bibit pohon serta penggunaan peta kerawanan bencana mampu meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai risiko, langkah evakuasi, dan tanda-tanda awal longsor. Secara umum, program ini cukup efektif dalam meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat, meskipun masih terdapat tantangan terkait keseimbangan antara kepentingan ekonomi dan lingkungan serta keberlanjutan perubahan perilaku.
References
Agusman, R., N. H. Hayana, and D. D. Setiano. “Pemanfaatan Sistem Informasi Geografis (SIG) untuk Pemetaan Tingkat Rawan Longsor Menggunakan Metode Skoring dan Overlay di Kabupaten Serang, Banten.” Jurnal Sains Geografi 1, no. 2 (2023): 1–10.
Budiatiningsih, M., and I. Hulfa. “Identifikasi Mitigasi Bencana di Kawasan Pantai Loang Baloq Kota Mataram.” Journal of Responsible Tourism 5, no. 1 (2025): 731–738.
Daud, A. Y., S. Syafri, and B. Jaya. “Analisis Mitigasi Bencana Tanah Longsor di Kecamatan Kalukku Kabupaten Mamuju.” Urban and Regional Studies Journal 7, no. 2 (2025): 190–203.
Fadilah, N., M. Sahrul, M. Janna, B. Risa, N. I. Syam, N. A. Baharuddin, et al. “Peran Mahasiswa KKN dalam Pemberdayaan Masyarakat Desa Kaili Menuju Desa Tangguh Bencana Melalui Pengelolaan Lingkungan dan Edukasi Kebencanaan.” Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat 3, no. 06 (2025): 2982–2992.
Fakhri, M., and S. S. Jumadi. “Identifikasi Lokasi Potensial untuk Relokasi Permukiman Rawan Bencana Longsor di Kabupaten Wonosobo.” Doctoral dissertation, Universitas Muhammadiyah Surakarta, 2023.
Firdaus, M. I., and E. Yuliani. “Kesesuaian Lahan Permukiman terhadap Kawasan Rawan Bencana Longsor.” Jurnal Kajian Ruang 1, no. 2 (2021).
Ilham, A. A. “Mitigasi Bencana Melalui Desa Tangguh Bencana di Kabupaten Badung Kelurahan Tanjung Benoa Provinsi Bali.” Jurnal Terapan Pemerintahan Minangkabau 4, no. 1 (2024): 59–75.
Maharani, S. P., and S. Mujahidin. “Kesiapsiagaan Masyarakat dalam Menghadapi Bencana Megathrust di Kota Bandar Lampung Provinsi Lampung.” Doctoral dissertation, IPDN, 2025.
Satrio N, G. P. B. “Analisis Kesesuaian Lahan Permukiman Kecamatan Kejajar Berdasarkan Risiko Bencana Tanah Longsor Kabupaten Wonosobo.” Doctoral dissertation, Universitas Islam Sultan Agung Semarang, 2025.
Yanto, A., H. Febrianto, D. E. Putri, and L. Leoni. “Penyuluhan Bencana Banjir kepada Masyarakat Kampung Tengah Tapan Kecamatan Ranah Ampek Hulu.” Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Dewantara 8, no. 2 (2025).
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Lobes Herdiman, Arba Khairunnisa, Ayesha Faadhillah Rasheeda, Bima Danu Wijaya, Bimo Adi Kuncoro, Destri Ratnasari, Fadila Ardelia, Isma Rina Mahmudah, Mochtarul David Wijaya, Novita Dwi Anggraini, Rony Danu Setiyono

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.















