EDUKASI KESEHATAN REPRODUKSI SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN PERNIKAHAN DINI PADA SISWA SMA KEBERBAKATAN OLAHRAGA SULAWESI TENGGARA
Keywords:
edukasi kesehatan reproduksi, pernikahan dini, remaja, pengabdian masyarakatAbstract
Pernikahan dini masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat yang berdampak pada kesehatan reproduksi, pendidikan, serta kesiapan sosial dan ekonomi remaja. Rendahnya pengetahuan remaja mengenai kesehatan reproduksi dan konsekuensi pernikahan usia dini menjadi salah satu faktor utama terjadinya praktik tersebut. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa melalui edukasi kesehatan reproduksi sebagai upaya pencegahan pernikahan dini. Kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan di SMA Keberbakatan Olahraga Sulawesi Tenggara pada bulan November 2025 dengan sasaran 20 siswa. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan interaktif, pemutaran video edukatif, serta diskusi dan tanya jawab. Evaluasi dilakukan secara kualitatif melalui observasi partisipasi dan respons peserta selama kegiatan berlangsung. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa mengenai risiko kesehatan reproduksi, dampak pernikahan dini terhadap pendidikan dan masa depan, serta pentingnya kesiapan fisik dan mental sebelum memasuki pernikahan. Edukasi kesehatan reproduksi terbukti efektif sebagai strategi promotif dan preventif dalam meningkatkan kesadaran remaja untuk menunda pernikahan hingga usia yang matang. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi dasar pengembangan program edukasi kesehatan reproduksi yang berkelanjutan di lingkungan sekolah, khususnya pada sekolah dengan karakteristik siswa berprestasi di bidang olahraga.
References
Badan Pusat Statistik (Bps) Provinsi Sulawesi Tenggara. (2021). Persentase Perempuan Yang Pernah Kawin Menurut Umur Perkawinan Pertama (Tabel Statistik Provinsi). Bps Sulawesi Tenggara.
Dewi, R., & Nugraheni, S. A. (2021). Edukasi Kesehatan Reproduksi Untuk Remaja Dalam Mencegah Pernikahan Dini. Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia.
Elvi Era Liesmayani, Nurrahmaton, Sri Juliani, Nurul Mouliza, Novi Ramini. Vol 2. No 1. 2022. Determinan Kejadian Pernikahan Dini Pada Remaja. Nursing Care And Health Technology Journal. Jurusan Kebidanan, Institut Kesehatan Helvetia, Medan, Indonesia.
Kistiana, S. (2025). Assessing Child Marriage In Indonesia (Analisis Regional Termasuk Sulawesi Tenggara). Jurnal Kesehatan Masyarakat (Kemas), Universitas Negeri Semarang.
Kurniawati, N., & Sari, K. I. P. (2020). Determinan Faktor Pemicu Terjadinya Pernikahan Dini Pada Usia Remaja. Jurnal Keperawatan, 13(1), 12-12.
Melina, F. (2022). Dampak Pernikahan Dini Terhadap Remaja Ditinjau Dari Kehamilan Pada Siswa Sman 11 Kota Yogyakarta. 1(2), 190–194.
Narti, S. (2020). Faktor Yang Memengaruhi Kejadian Pernikahan Usia Dini Pada Remaja Putri Di Kecamatan Lembah Melintang. Jurnal Kesehatan Global, 3(2), 55-61.
Setiawati, P. R., Putri, T. A., & Isni, K. (2023). The Effect Of Reproductive Health Education On The Knowledge Level Of Adolescent Pre-Marriage Sex In Riau Province , Indonesia. 5(1).
Ulandari, P., & Sari, A. S. (2024). Effect Of Health Education On Adolescent Knowledge And Attitudes Regarding Early Marriage. 100–106.
Umair Abdullah. 2025. Peran Dinas Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak Dalam Menekan Angka Pernikahan Dini Di Kabupaten Muna Barat Provinsi Sulawesi Tenggara.
Unicef Indonesia. (2020). Pencegahan Perkawinan Anak Di Indonesia (Profil & Data). Unicef Indonesia.
Valianda, F., & Ramadhan, A. (2023). Kesehatan Reproduksi Pada Remaja. 5, 396–402. Https://Doi.Org/10.30656/Ps2pm.V5i2.7703
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Sartiah Yusran, Made Cristian Binekada, Rahayuni Rahayuni, Rini Agustia Amin, Maryus Manga, Lustina Lustina, Normalisa Normalisa, Nurzani Nurzani, Reskia Arlinda Bustanil, Muhammad Azwan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.















