GERAKAN MASYARAKAT CERDAS MENGGUNAKAN OBAT (GEMA CERMAT): DAGUSIBU DI SMAN 13 KOTA PADANG
Keywords:
GeMa CerMat, DAGUSIBU, leaflet, pengetahuanAbstract
Penggunaan obat yang tidak rasional masih menjadi masalah , sehingga penting untuk memberikan edukasi melalui program GeMa CerMat dengan konsep DAGUSIBU . Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa di SMAN 13 Kota Padang. Metode yang digunakan melibatkan edukasi menggunakan leaflet beserta sesi tanya jawab, yang dirancang dengan format pretest dan posttest . Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan siswa, yang ditunjukkan dengan nilai posttest yang lebih tinggi dibandingkan nilai pretest. Kesimpulannya, penggunaan brosur dan sesi tanya jawab merupakan cara yang efektif untuk meningkatkan pemahaman siswa tentang penggunaan obat yang benar (DAGUSIBU).
References
Hidayati, N., & Azzahra, S. (2020). Pengaruh Edukasi Kesehatan terhadap Perilaku Penggunaan Obat pada Remaja. Jurnal Farmasi Klinik Indonesia, 9(3), 212–219.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2020). Riskesdas 2020. Jakarta: Kemenkes RI.
Notoatmodjo, S. (2014). Promosi Kesehatan dan Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.
Putri, L., & Wardani, A. (2020). Pengetahuan Remaja tentang Penyimpanan dan Pembuangan Obat. Jurnal Kefarmasian Indonesia, 7(1), 45–53.
Rohmah, F. (2019). Efektivitas Media Leaflet dan Poster dalam Edukasi Kesehatan Remaja. Jurnal Promosi Kesehatan Indonesia, 14(2), 90–98.
Salsabila, N., & Rahayu, F. (2019). Perilaku Swamedikasi pada Remaja Sekolah Menengah Atas. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, 14(2), 88–94.
World Health Organization. (2021). Antimicrobial Resistance: Global Report on Surveillance. Geneva: WHO.
Yuliana, S., Dewi, R., & Utami, L. (2021). Pengaruh Leaflet terhadap Pengetahuan Penggunaan Obat pada Remaja. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, 12(4), 350–357.
Hidayati, N., & Azzahra, S. (2020). Pengaruh Edukasi Kesehatan terhadap Perilaku Penggunaan Obat pada Remaja. Jurnal Farmasi Klinik Indonesia, 9(3), 212–219.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2020). Riskesdas 2020. Jakarta: Kemenkes RI.
Notoatmodjo, S. (2014). Promosi Kesehatan dan Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.
Putri, L., & Wardani, A. (2020). Pengetahuan Remaja tentang Penyimpanan dan Pembuangan Obat. Jurnal Kefarmasian Indonesia, 7(1), 45–53.
Rohmah, F. (2019). Efektivitas Media Leaflet dan Poster dalam Edukasi Kesehatan Remaja. Jurnal Promosi Kesehatan Indonesia, 14(2), 90–98.
Salsabila, N., & Rahayu, F. (2019). Perilaku Swamedikasi pada Remaja Sekolah Menengah Atas. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, 14(2), 88–94.
World Health Organization. (2021). Antimicrobial Resistance: Global Report on Surveillance. Geneva: WHO.
Yuliana, S., Dewi, R., & Utami, L. (2021). Pengaruh Leaflet terhadap Pengetahuan Penggunaan Obat pada Remaja. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, 12(4), 350–357.
Notoatmodjo, S. (2012). Promosi Kesehatan dan Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.
Sari, D., et al. (2020). Efektivitas metode pretest dan posttest dalam pendidikan kesehatan. Jurnal Kesehatan Masyarakat.
Kurniawati, D., et al. (2019). Pengaruh media leaflet terhadap peningkatan pengetahuan kesehatan. Jurnal Promosi Kesehatan.
Green, L. W., & Kreuter, M. W. (2005). Health Program Planning: An Educational and Ecological Approach. New York: McGraw-Hill.
Fitriani, S. (2015). Promosi Kesehatan. Yogyakarta: Graha Ilmu.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Elsa Marsellinda, Novi Maya Sari, Rahmi Melfa Widodo, Dian Eka Nursyam, Cindy Elvionita

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.















