PENINGKATAN PENGETAHUAN REMAJA PUTRI TENTANG DISMENORE MELALUI PROGRAM EDUKASI PADA REMAJA MASJID BAITUL JANNAH KOTA BATAM
Keywords:
Dismenore, Remaja, penanganan nyeri, penyuluhanAbstract
Masa remaja merupakan fase perkembangan yang ditandai dengan mulai terjadinya menstruasi pada perempuan. Salah satu keluhan yang sering muncul selama menstruasi adalah dismenore atau nyeri haid yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Kurangnya pengetahuan mengenai penyebab dan cara penanganan dismenore membuat remaja sering tidak mengetahui cara yang tepat untuk mengatasi nyeri haid. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan pada tanggal 25 Februari 2026 di komunitas remaja putri Masjid Baitul Jannah Kota Batam dengan melibatkan 9 peserta. Metode: digunakan berupa penyuluhan kesehatan mengenai dismenore, diskusi, demonstrasi latihan fisik untuk mengurangi nyeri haid, serta penggunaan media edukasi berupa leaflet. Tujuan: untuk meningkatkan pengetahuan remaja putri mengenai dismenore dan cara penanganannya. Hasil: menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta, dimana hasil pre-test masih rendah, sedangkan hasil post-test menunjukkan peningkatan hingga 100%. Kesimpulan: dengan demikian, edukasi kesehatan terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman remaja putri mengenai dismenore dan penanganannya.
ses and proper management of dysmenorrhea often leads adolescents to handle menstrual pain inappropriately. This community service activity was conducted on February 25, 2026, involving nine female adolescents from the Baitul Jannah Mosque youth community in Batam City. Methods: used included health education sessions on dysmenorrhea, discussions, demonstrations of physical exercises to reduce menstrual pain, and the use of educational leaflets as supporting media. Objective: to improve adolescent girls’ knowledge about dysmenorrhea and its management. Results: showed an improvement in participants’ knowledge, where the pre-test results indicated low initial understanding, while the post-test results increased to 100%. Conclusion: the health education program effectively improved adolescent girls’ knowledge regarding dysmenorrhea and its management.
References
Astuti, Munawaroh, Mashudi, Isro’in, & Nurhidayat. (2022). Hubungan Aktivitas Fisik Harian Dengan Kejadian Dismenorea Pada Remaja Siswi Kelas VIII SMPN 3 Ponorogo. Health Sciences Journal, 6 no.1, 59. https://doi.org/https://doi.org/10.24269/hsj.v6i1.1158
Halitopo, Y. (2022). Science Midwifery The relationship of the dysmenorrhea a in students with learning activities. In Science Midwifery (Vol. 10, No. 5). Online. www.midwifery.iocspublisher.org
Kulkarni, A., & Deb, S. (2019). Dysmenorrhoea. In Obstetrics, Gynaecology and Reproductive Medicine (Vol. 29, Number 10, pp. 286–291). Churchill Livingstone. https://doi.org/10.1016/j.ogrm.2019.06.002
Nurfadillah, maywati, & Aisyah. (2021). Faktor Faktor yapng berhubungan dengan kejadian Dismenorerimer pada mahasiswa Universitas Siliwangi. Kesehatan Indonesia, 17 no 1, 247–256. https://jurnal.unsil.ac.id/index.php/jkki/ article/viewFile/3604/1850
Prastika, A. W., Sari, G. M., & Hardianto, G. (2021). HUBUNGAN DISMENOREA PRIMER DENGAN AKTIVITAS BELAJAR PADA SISWI SMAN 8 SURABAYA. Indonesian Midwifery and Health Sciences Journal, 3(2), 107–113. https://doi.org/10.20473/imhsj.v3i2.2019.107-113
Rohmawati, & Wulandari. (2019). Faktor yang Berhubungan dengan Nyeri Dismenore Primer pada Siswi di SMA Negeri 15 Semarang. Bidan Cerdas, 1 No.3, 129–136. http://jurnal.poltekkespalu.ac.id/index.php/JBC/
WHO (2018) Handout for Module A Introduction, Department of Child and Adolescent Health and Development. Available at: https://www.who.int/maternal_child_adolescent/documents/pdfs/924159126 9_op_handout.pdf.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Zakiah Nastiti, Atika Yulianti

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.















