PEMETAAN ASET BERBASIS KOMUNITAS SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN STUNTING DI DESA LABOKONG

Authors

  • Filda winandar Sudarsono Universitas Hasanuddin
  • Ahmad Imam Ilyas Universitas Hasanuddin
  • Nadila Angel Beniana Universitas Hasanuddin
  • Fania Dian Ananta Universitas Hasanuddin
  • Shadrina Rasyiqah Arifin Universitas Hasanuddin
  • Naila Salsabila
  • Suci Rahmadani Universitas Hasanuddin https://orcid.org/0000-0002-4486-2855

Keywords:

Stunting, Kesehatan Masyarakat, Asset-Based Community Development (ABCD), Pemetaan Aset

Abstract

Stunting pada anak masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang signifikan di Desa Labokong, Kecamatan Donri-Donri, Kabupaten Soppeng. Pengabdian ini bertujuan untuk memetakan dan memanfaatkan aset berbasis komunitas sebagai strategi pencegahan stunting. Metode pengabdian dilakukan melalui observasi lapangan, wawancara, diskusi kelompok terarah, dan Focus Group Discussion (FGD), serta analisis akar masalah menggunakan diagram fishbone berdasarkan determinan kesehatan H.L. Blum. Pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD) digunakan untuk mengidentifikasi sumber daya lokal, pelibatan tokoh masyarakat, dan potensi masyarakat setempat. Hasil pemetaan menunjukkan keberadaan berbagai aset strategis, seperti aula kantor desa yang dapat digunakan sebagai tempat edukasi, sekolah-sekolah yang menjadi sasaran kegiatan, Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), serta tokoh masyarakat yang dapat dilibatkan dalam penyuluhan gizi anak. Temuan ini menjadi dasar untuk merancang strategi edukasi dan pencegahan stunting yang lebih efektif dan sesuai dengan potensi komunitas Desa Labokong. Stunting pada anak masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang signifikan di Desa Labokong, Kecamatan Donri-Donri, Kabupaten Soppeng. Pengabdian ini bertujuan untuk memetakan dan memanfaatkan aset berbasis komunitas sebagai strategi pencegahan stunting. Metode pengabdian dilakukan melalui observasi lapangan, wawancara, diskusi kelompok terarah, dan Focus Group Discussion (FGD), serta analisis akar masalah menggunakan diagram fishbone berdasarkan determinan kesehatan H.L. Blum. Pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD) digunakan untuk mengidentifikasi sumber daya lokal, pelibatan tokoh masyarakat, dan potensi masyarakat setempat. Hasil pemetaan menunjukkan keberadaan berbagai aset strategis, seperti aula kantor desa yang dapat digunakan sebagai tempat edukasi, sekolah-sekolah yang menjadi sasaran kegiatan, Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), serta tokoh masyarakat yang dapat dilibatkan dalam penyuluhan gizi anak. Temuan ini menjadi dasar untuk merancang strategi edukasi dan pencegahan stunting yang lebih efektif dan sesuai dengan potensi komunitas Desa Labokong.

References

Santoso SI, Rodiyah I. Pencapaian dan hambatan dalam mengevaluasi program pencegahan stunting di Desa Keboguyang, Indonesia. Indones J Cult Community Dev. 2024;15(3). https://doi.org/10.21070/ijccd.v15i3.1104.

United Nations Children’s Fund (UNICEF), World Health Organization (WHO), World Bank Group. Levels and trends in child malnutrition: UNICEF/WHO/World Bank Group joint child malnutrition estimates: key findings of the 2025 edition. Geneva: World Health Organization; 2025. Available from: https://www.who.int/teams/nutrition-and-food-safety/monitoring-nutritional-status-and-food-safety-and-events/joint-child-malnutritionestimates/ latestestimates.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Kementerian Kesehatan Rilis Hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) Tahun 2022. UPK Kementerian Kesehatan RI; 2022. Available form: https://upk.kemkes.go.id/new/kementerian-kesehatan-rilis-hasil-survei-status-gizi-indonesia-ssgi-tahun-2022.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan. Laporan tren data prevalensi stunting 2021–2024. Makassar: Bappelitbangda Provinsi Sulawesi Selatan; 2024. Available from: https://bappelitbangda.sulselprov.go.id/content/new_directory/2024/Laporan_TPPS_Provinsi_Sulawesi_Selatan_Tahun_2024_Laporan_Semester_I_Tahun_2024.pdf?TSPD_101_R0=0829d49714ab20006b6e1207a1dd2322c33a22d737545bec528ccb481940720786f7c2db171f18fb08ed52c1aa144800769e303ab56810b52f55e0d1eb392a54d2f03fa5a82bc395cd20188601181f212ad130d144490aff648be9ae5d73693c778e0e4ab7405f6c18c8ba2d7d342c8a89b168ed0f21d3a5.

Utari F, Siregar HS, Barkah NN, Purba TBNV, Aini F, Rusmalawaty. Literature review: analisis pelaksanaan program pencegahan stunting di puskesmas. Media Kesehat Masy Indones. 2023;22(3):153–163. https://doi.org/10.14710/mkmi.22.3.153-163.

Republik Indonesia. Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2021 Nomor 172; 2021. Available from: https://peraturan.bpk.go.id/Details/174964/perpres-no-72-tahun-2021.

Rahmawati A, Inderasari E, Ananto A, Cahyarani CL, Setiawan MAP, Puspitasari NI, et al. Pencegahan stunting melalui transformasi layanan dan edukasi kesehatan. Welfare J Pengabdian Masy. 2025;3(3):519–524. https://doi.org/10.30762/welfare.v3i3.2601.

Lisnawati L, Humairaa AS, Andriani A, Jihan S, Salsabila S, Rohmah SU, et al. Strategi pencegahan stunting di Desa Ciherang Kabupaten Cianjur melalui pengabdian masyarakat. J DIMASMU J Pengabdian Kepada Masy. 2025;3(1):32–48. Available from: https://ejournal.umbandung.ac.id/index.php/dimasmu/article/view/626/390.

Chillo SL, Woldesemayat EM, Dangisso MH. Intermittent versus daily oral iron folic acid supplementation and pregnancy outcome in low- and middle-income countries: a systematic review and meta-analysis of experimental studies. Reproductive Health. 2025;22(1):2. https://doi.org/10.1186/s12978-024-01917-8.

World Health Organization. Intermittent iron and folic acid supplementation in adult women and adolescent girls. WHO eLENA. Accessed August 9, 2023. Available from: https://www.who.int/tools/elena/interventions/iron-women.

Hidayanty H, et al. Perceived barriers and enablers for taking iron–folic acid supplementation regularly among adolescent girls in Indonesia: a pilot study. International Journal of Environmental Research and Public Health. 2025;22(2):209. https://doi.org/10.3390/ijerph22020209.

Alfiah E, Briawan D, Khomsan A, Dewi M, Ekayanti I, Mardewi, et al. Coverage and adherence of weekly iron folic acid supplementation among school-going adolescent girls in Indonesia. Journal of Nutritional Science and Vitaminology. 2020;66(Suppl):S118–S121. https://doi.org/10.3177/jnsv.66.S118

Nel H. Asset-based community-driven development (ABCD) as an approach and model to address the challenges of Africa. In: Community Development Practice in Africa: Putting Theory Into Practice. 2024:67. https://doi.org/10.1108/979-8-88730-720-620251008.

South J, Coan S, Woodward J, Bagnall AM, Rippon S. Asset Based Community Development: co-designing an asset-based evaluation study for community research. SAGE Open. 2024;14(2). https://doi.org/10.1177/21582440241240836.

South J, Stansfield J, Amlôt R, Weston D. Sustaining and strengthening community resilience throughout the COVID-19 pandemic and beyond. Perspectives in Public Health. 2020;140(6):305–308. https://doi.org/10.1177/1757913920949582.

Oddo VM, Roshita A, Khan MT, Ariawan I, Wiradnyani LAA, Chakrabarti S, et al. Evidence-based nutrition interventions improved adolescents’ knowledge and behaviors in Indonesia. Nutrients. 2022;14(9):1717. https://doi.org/10.3390/nu14091717.

Apriningsih A, Madanijah S, Dwiriani CM, Kolopaking R, Crosita Y. School readiness in weekly iron folic acid supplementation program in urban area, West Java, Indonesia. Amerta Nutrition. 2020;4(4):290–298. https://doi.org/10.20473/amnt.v4i4.2020.290-298.

Lyon AR, Aung T, Bruzios KE, Munson S. Human-centered design to enhance implementation and impact in health. Annual Review of Public Health. 2025;46(1):467–485. https://doi.org/10.1146/annurev-publhealth-071823-122337.

Downloads

Published

2026-04-15

How to Cite

Sudarsono, F. winandar, Ahmad Imam Ilyas, Nadila Angel Beniana, Fania Dian Ananta, Shadrina Rasyiqah Arifin, Naila Salsabila, & Suci Rahmadani. (2026). PEMETAAN ASET BERBASIS KOMUNITAS SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN STUNTING DI DESA LABOKONG. Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(02), 577–587. Retrieved from https://gembirapkm.my.id/index.php/jurnal/article/view/1567

Issue

Section

Articles