PENYULUHAN PEMBELAJARAN KREATIF KEPADA ANAK-ANAK DI YAYASAN SOSIAL TANGAN KASIH UNTUK MEWUJUDKAN RASA KEBERSAMAAN DAN KEADILAN SOSIAL
Keywords:
Creative Learning, Togetherness, Social JusticeAbstract
Pendidikan dan keadilan merupakan suatu hal yang sudah seharusnya didapatkan oleh semua anak, tidak terkecuali bagi mereka yang berada di Yayasan Sosial Tangan Kasih. Metode kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk membantu peran Yayasan Sosial Tangan Kasih dalam mewujudkan rasa kebersamaan dan keadilan sosial melalui kegiatan pembelajaran kreatif. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian ini dibagi menjadi tiga tahapan utama, yaitu tahap persiapan, tahap pelaksanaan, dan tahap evaluasi. Pada tahap persiapan ini, kami menyusun beberapa kegiatan edukatif yang relevan dengan pembelajaran anak-anak di sekolah melalui kolaborasi materi dan permainan yang biasa dimainkan oleh anak-anak. Selanjutnya, tahap pelaksanaan yang berfokus pada kegiatan interaktif secara langsung yang melibatkan anak-anak dan juga pengurus dalam kegiatan ini. Dan tahapan yang terakhir adalah tahap evaluasi yang berfokus untuk melihat apakah kegiatan ini sudah berjalan dengan baik dan berdampak pada anak-anak di Yayasan Sosial Tangan Kasih.
References
Amanda, R. (2023). Pengaruh model pembelajaran project based learning untuk meningkatkan sosial emosional anak usia 5–6 tahun di TKQ Riyadlul Jannah JL. Karang Tinggal, CIPEDES, Kota Bandung. Bandung Conference Series: Early Childhood Teacher Education, 3(1), 79–85. https://doi.org/10.29313/bcsecte.v3i1.8936
Agus Rustamana, Nurul Rohmah, Putri Frilly Natasya, & Rendy Raihan. (2024). Konsep proposal penelitian dengan jenis penelitian kualitatif pendekatan deskriptif. Sindoro: Cendikia Pendidikan, 5(5), 71–80. https://doi.org/10.9644/sindoro.v5i5.4120
Baumeister, R. F., & Leary, M. R. (1995). The need to belong: Desire for interpersonal attachments as a fundamental human motivation. Psychological Bulletin, 117(3), 497–529. https://doi.org/10.1037/0033-2909.117.3.497
Br. Tarigan, N., Chita Putri Harahap, A., & Manurung, P. (2024). Efektivitas layanan bimbingan kelompok dengan teknik homeroom untuk meningkatkan self disclosure anak panti asuhan. CONS-IEDU, 4(2), 168–183. https://doi.org/10.51192/cons.v4i2.886
Brown, N., Ince, A., & Ramlackhan, K. (Eds.). (2024). Creativity in education: International perspectives. UCL Press. https://doi.org/10.14324/111.9781800080638
Fajriyah, N., & Wahyudi, A. (2025). Studi literatur: Penerapan model game based learning (GBL) untuk meningkatkan hasil belajar matematika siswa sekolah dasar. Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series, 8(3), 1524–1535. http://dx.doi.org/10.20961/shes.v8i3.107410
Gutiérrez, M., & Morales, R. (2019). Participatory creative learning for social justice in youth communities. Journal of Social Education Studies, 14(2), 112–128.
Human Rights Careers. (n.d.). What is social justice? Definition, principles, and examples. https://www.humanrightscareers.com
Janah, M. R., & Novitawati, N. (2025). Mengembangkan sosial emosional anak dalam menaati peraturan melalui PBL, reward and punishment dengan permainan kreatif. ACTION: Jurnal Inovasi Penelitian Tindakan Kelas dan Sekolah, 5(3), 374–383. https://doi.org/10.51878/action.v5i3.6358
Joice Margaretha Zebua, Malida Putri, & Fajar Utama Ritonga. (2024). Peningkatan kreativitas anak di Panti Asuhan Bala Keselamatan (Salvation Army) dengan menggunakan metode casework. Kegiatan Positif: Jurnal Hasil Karya Pengabdian Masyarakat, 2(2), 77–83. https://doi.org/10.61132/kegiatanpositif.v2i2.977
Keene, B. (2024). Belongingness (sense of belonging). EBSCO Research Starters.
Najwa Ammara Jauza, & Meyniar Albina. (2025). Penggunaan media pembelajaran kreatif dan inovatif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran. IHSAN: Jurnal Pendidikan Islam, 3(2), 15–23. https://doi.org/10.61104/ihsan.v3i2.886
Pugalia, R., & Yuvaraj, S. (2024). Effects of art and movement training for aggression in orphans in a government-funded institutional home. The International Journal of Indian Psychology, 12(3). https://ijip.in/wp-content/uploads/2024/09/18.01.238.20241203.pdf
Ritonga, F. U., & Anggraini, D. C. (2022). Penerapan metode fun-learning tingkatkan kemampuan akademik anak di Panti Asuhan Baitul Amanah Irwansyah Dakhi. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(1), 96–106. https://doi.org/10.32815/jpm.v3i1.896
Sawyer, R. K. (2021). The iterative and improvisational nature of the creative process. Journal of Creativity, 31, 100002. https://doi.org/10.1016/j.yjoc.2021.100002
Suzan Canlı. (2020). The relationship between social justice leadership and sense of school belonging. International Journal of Psychology and Educational Studies, 7(2), 195–210. https://doi.org/10.17220/ijpes.2020.02.018
Wa Souvi Raaziqal Ningtyas, dkk. (2024). Keaktifan siswa melalui pembelajaran permainan edukatif di SD Dumas Surabaya. Walada: Journal of Primary Education, 3(2). https://doi.org/10.61798/wjpe.v3i2.129
Widodo, A., & Fathurrahman, M. (2020). Manajemen jadwal kegiatan pada lembaga sosial anak. Prosiding Seminar Nasional, 4(1), 211–219. https://jurnal.unimus.ac.id/index.php/psn12012010/index
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Desnauly Velisha Samosir, Aurelia Adeline, Grisella Ladiva, Ferdy Anthonius, Christian Siregar

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.















