SOSIALISASI DAN EDUKASI PEMBERIAN MAKANAN TAMBAHAN SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN STUNTING PADA REMAJA SMPN 4 MEUREBOH, KABUPATEN ACEH BARAT
Keywords:
Stunting, Edukasi Gizi, Remaja, Pengetahuan, Pencegahan.Abstract
Stunting merupakan masalah gizi kronis yang menyebabkan gangguan pertumbuhan pada anak dengan dampak jangka Panjang terhadap kualitas syumber daya manusia. Di SMPN 4 Meureubo, pengetahuan siswa mengenai stunting masih rendah, padahal remaja merupakan kelompok penting dalam Upaya pencegahan stunting sebagai calon orang tua di masa depan. kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran remaja tentang pencegahan stunting melalui edukasi gizi. Metode intervensi dilakukan melalui sosialisasi dan edukasi menggunakan media powerpoint dan leaflet, dilanjutkan dengan evaluasi menggunakan pre-test dan post-test pada 9 responden siswa SMPN 4 Meureubo pada November 2025. Hasil menunjukan peningkatan pengetahuan yang signifikan dari rata-rata 45,00 menjadi 71,00 setelah intervensi. Uji Paired T- Test menghasilkan nilai p=0,006 (p<0,05), menunjukan perbedaan bermakna secara statistic. Program berhasil meningkatkan pemahaman siswa tentang penyebab, dampak, dan cara pencegahan stunting. Diperlukan keberlanjutan program edukasi dan sinergi antara sekolah, orang tua, dan tenaga Kesehatan untuk menciptakan lingkungan yang mendukung pencegahan stunting sejak dini.
References
Anwar, K., Magdalena, K., Rinalda, A., Wulanningsih, N., & Ningsih, R. (2022). Ludo Lantai Sehat: Alat edukasi gizi
Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat. (2019). Peta Balita Stunting Hasil BPB Di Provinsi Jawa Barat Tahun 2019
Fitri. (2012). Berat Lahir Sebagai Faktor Dominan Terjadinya Stunting Pada Balita (12-59 Bulan) di Sumatera (Analisis Data Riskesdas 2010) (Thesis). Depok : FKM UI
Hasanah, R., Aryani, F., & Effendi, B. (2023). Pemberdayaan Masyarakat Dalam Pencegahan Stunting Pada Anak Balita. Jurnal Masyarakat Madani Indonesia, 2(1), 1-6.
Kemenkes RI., (2016). Infodatin Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan RI : Situasi Balita Pendek: pp.1-2.
Kemenkes, R. I. (2018). Buku saku pemantauan status gizi tahun 2017. Jakarta: Kemenkes RI.
Kuwa, M. K., Mane, G., Ferni, E. N., Watu, E., & Wega, M. O. (2021). Penyuluhan Stunting Kepada Ibu Balita di Desa Magepanda, Kecamatan Magepanda Kabupaten Sikka. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 89-92.
Listyarini, A. D., & Fatmawati, Y. (2020). Edukasi gizi ibu hamil dengan media booklet tentang perilaku pencegahan balita stunting di Wilayah Puskesmas Undaan Kabupaten Kudus. Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan, 11(1), 100-105.
Listyarini, A. D., & Fatmawati, Y. (2020). Edukasi gizi ibu hamil dengan media booklet tentang perilaku pencegahan balita stunting di Wilayah Puskesmas Undaan Kabupaten Kudus. Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan, 11(1), 100-105.
Margawati, A., & Astuti, A. M. (2018). Pengetahuan ibu, pola makan dan status gizi pada anak stunting usia 1-5 tahun di Kelurahan Bangetayu, Kecamatan Genuk, Semarang. Jurnal Gizi Indonesia (The Indonesian Journal of Nutrition), 6(2), 82-89.
Ariati, L. I. P. (2019). Faktor-Faktor Resiko Penyebab Terjadinya Stunting pada Balita Usia 23-59 Bulan. Oksitosin: Jurnal Ilmiah Kebidanan, 6(1), 28-37.
Dameria, D., Hartono, H., Marlinang, M., Ellya, E., Buenita, B., & Tariani, G. (2022). Penyuluhan Tentang Cegah Stunting Kepada Petugas Gizi Di Kabupaten Samosir, Toba, Humbang Hasundutan, Dan Tapanuli Utara. JPKM: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(1).
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Elisa Sianturi, Astriani Mufidah, Nadia Asra, Marniati Johan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.















