PEMBERDAYAAN MASYARAKAT BERBASIS ASET LOKAL: STRATEGI MEMBANGUN DESA TANGGUH BENCANA DAN ADAPTASI PERUBAHAN IKLIM DI DESA LATOWU, SULAWESI TENGGARA
Keywords:
Asset-Based Community Development, Desa Tangguh Bencana, Adaptasi Perubahan Iklim, Pemberdayaan Masyarakat, Ketahanan LingkunganAbstract
Desa Latowu merupakan wilayah pesisir yang rentan terhadap bencana banjir, dan dampak perubahan iklim. Meskipun memiliki potensi sumber daya alam dan sosial yang melimpah, desa ini menghadapi tantangan dalam aspek infrastruktur, kapasitas kelembagaan, dan kesadaran masyarakat terhadap risiko bencana. Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) ini bertujuan untuk meningkatkan ketangguhan masyarakat dalam menghadapi bencana dan dampak perubahan iklim melalui pendekatan ABCD Asset-Based Community Development. Penelitian partisipatif ini menggunakan pendekatan ABCD dengan tahapan inkulturasi,discovery, design, implementasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, FGD, wawancara mendalam, dan pemetaan partisi[atif. Program prioritas meliputi pembuatan peta evakuasi, modul edukasi, penanaman mangrove, dan pembutan biopori. Program berhasil meningkatkan kapasotas masyarakat dalam mitigasi bencana, memperkuat ketahanan lingkungan melalui penanaman 200 bibit mangrove dan 1 biopori, serta mendorong perubahan perilaku dari pasif menjadi siaga bencana. Kolaborasi multipihak menjadi kunci keberhasilan program. Pendekatan ABCD efektif dalam membangun ketangguhan berbasis aset lokal dan dapat direplikasi di desa-desa lain dengan karakteristik serupa.
References
Amin, M., & Sari, D. P. (2023). Community-Based Disaster Risk Management dalam Era Perubahan Iklim. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Fauzi, A., & Rahman, H. (2024). "Pendekatan Asset-Based Community Development untuk Ketangguhan Bencana di Wilayah Pesisir". Jurnal Ilmu Lingkungan, 22(1), 45-58.
Handayani, S., & Setiawan, B. (2023). "Adaptasi Perubahan Iklim Berbasis Ekosistem: Studi Kasus Rehabilitasi Mangrove di Sulawesi Tenggara". Jurnal Manajemen Bencana, 9(2), 112-125.
IPCC. (2022). Climate Change 2022: Impacts, Adaptation, and Vulnerability. Cambridge University Press.
Kementerian Desa, PDT, dan Transmigrasi. (2023). Panduan Desa Tangguh Bencana Berbasis Kearifan Lokal. Jakarta: Kementerian Desa, PDT, dan Transmigrasi RI.
Kretzmann, j., & McKnight, J. (1993). Building Communities from the Inside Out: A Path Toward Finding anda Mobilizing a Community’s Assets. ACTS Publication
Maulana, R., & Septyanti, E. (2024). "Efektivitas Edukasi Kebencanaan Berbasis Modul dalam Meningkatkan Kapasitas Masyarakat". Jurnal Pendidikan Lingkungan dan Bencana, 15(1), 78-92.
Nugroho, S., & Wulandari, D. (2023). "Pemetaan Partisipatif untuk Pengurangan Risiko Bencana di Tingkat Komunitas". Jurnal Perencanaan Wilayah dan Kota, 18(2), 145-160.
Pratiwi, A., & Santoso, B. (2024). "Kolaborasi Multipihak dalam Pembangunan Ketangguhan Bencana". Jurnal Kebijakan Publik, 11(3), 201-215.
Ridwan, M., & Hidayat, T. (2023). "Pemberdayaan Masyarakat Pesisir Melalui Rehabilitasi Ekosistem Mangrove". Jurnal Pemberdayaan Masyarakat, 7(1), 34-48.
Sari, P., & Gunawan, A. (2024). "Evaluasi Dampak Program Biopori terhadap Pengurangan Risiko Banjir di Permukiman Padat". Jurnal Teknik Sipil dan Lingkungan, 12(2), 167-180.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Nurahayatee Salaeh, Winda Anggraini, Muh. Rifais Burhan, Erni Erawati Suardi, Rahmadanti, Ayu Nilam Sari, Ismi Ramadani, Ilman Nafian, Ocha Septiawan, Asmita

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.















