PENDAMPINGAN PEMANFAATAN TEKNOLOGI KOMUNIKASI DAN INFORMASI DALAM MEWUJUDKAN TATA KELOLA YANG TRANSPARAN DAN AKUNTABEL
Keywords:
Digital literacy, village governance, transparency, accountability, community service.Abstract
Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Desa Baosan Lor, Kecamatan Ngrayun, Kabupaten Ponorogo, dengan tujuan meningkatkan literasi digital aparatur desa serta mendorong pemanfaatan teknologi komunikasi dan informasi (TIK) untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel. Permasalahan utama yang dihadapi mitra adalah rendahnya keterampilan perangkat desa dalam mengoperasikan komputer dan internet, serta belum optimalnya pemanfaatan website desa sebagai sarana transparansi informasi publik. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, pelatihan literasi digital, pendampingan pengelolaan website desa, serta pembentukan forum digital aspirasi masyarakat. Hasil sementara menunjukkan adanya peningkatan kapasitas aparatur desa, inisiatif penggunaan media sosial untuk publikasi, serta tumbuhnya kesadaran masyarakat akan pentingnya partisipasi dalam tata kelola desa. Temuan ini mengindikasikan bahwa pendampingan TIK berpotensi meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pemerintahan desa serta dapat direplikasi pada desa lain.
References
Adiyanto, Y., & Supriatna, Y. (2018). Analisis strategi promosi dalam pengembangan pariwisata di Kabupaten Lebak Banten. Jurnal Sains Manajemen, 4(2), 83–93.
Bilyastuti, M. P., Suryanto, A., Heriana, T., Nawawi, I., & Yuanita, A. (2023). Penguatan desa model smart village berbasis teknologi informasi dan komunikasi. I-Com: Indonesian Community Journal, 3(4), 2180–2188.
Hidayat, T. (2019). Pembahasan studi kasus sebagai bagian metodologi penelitian. Jurnal Study Kasus, 3(1), 1–13.
Isnaini, N., Roemintoyo, R., & Sukmawati, F. (2023). Implementasi Sistem Informasi Desa Berbasis Website Sebagai Media Informasi Desa. JIM: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah, 8(4), 5908–5912.
Nugraha, N., Nugraha, D., & Novantara, P. (2022). Peningkatan Kapasitas Aparatur Desa Dalam Tertib Administrasi Melalui Pelatihan Microsoft Office di Desa Caracas Kabupaten Kuningan. Journal of Innovation and Sustainable Empowerment, 1(1), 17–22.
Nurahma, G. A., & Hendriani, W. (2021). Tinjauan sistematis studi kasus dalam penelitian kualitatif. Mediapsi, 7(2), 119–129.
Rachman, F., Batubara, A., & Kabatiah, M. (2022). Pendampingan Mewujudkan Sdgs Desa Point Partnership For The Goals Melalui Sistem Informasi Desa Berbasis Web Sebagai Respresentasi Desa Wisata Berkelanjutan.
Rahman, A., Sakurai, A., & Munadi, K. (2017). Indigenous knowledge management to enhance community resilience to tsunami risk: lessons learned fromSmongtraditions in Simeulue island, Indonesia. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 56, 012018.
Rizal, A., Triandani, S., April, M., & Alkadafi, M. (2022). Pengembangan kapasitas aparatur pemerintah desa dalam penataan administrasi pemerintahan desa berbasis teknologi informasi (e-government). Jurnal El-Riyasah, 13(1), 76–91.
Saputra, L., Muryani, C., & Karyanto, P. (2018). Analysis on Social Capital of Community at Subah Village Tayan Hilir in Tourism Development of Lake Lait. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 145(1). https://doi.org/10.1088/1755-1315/145/1/012065
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Bambang Triono, Irvan Nur Ridho, robby darwis nasution, insyira yusdiawan azhar, leuryan chery lorenza

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.















